Kasatpol PP Taput Rudy Sitorus:Ada Oknum LSM Suka Ambil Jatah Dari Pangkalan Pasir

0
220

Tapaut-Zonadinamikanews.com.Terkait penertiban galian C di Kecamatan Tarutung Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara yang dilakukan beberapa waktu lalu, Kasatpol PP Tapanuli Utara Rudy Sitorus saat di temuin di berusaha mengelak, usai keluar dari ruang kerjanya Rudy Sitorus, mengatakan, maaf ada undangan karena bupati Garut lagi datang, seraya balik bertanya, dari LSM mana, terdaftar ga di kesbangpol,karena saya dengar, katanya sering ada oknum LSM yang minta jatah ke lokasi pangkalan tersebut, dan ada tuduhan bahwa satpol PP minta jatah, maka kami akan terus melakukan Rajia dan penertiban galian tersebut, jawab Rudy. dilapangan parkir kantor Satpol PP 12/10.

Saat ditanya Jenis apa saja yang ambil dari lapangan, dan berapa unit mesin yang diangkat, Rudy Sitorus enggan memberikan penjelasan jumlah mesin diangkut dengan menjawab “banyak yang diangkut”.

Informasi yang beredar dimasyarakat, galian C tersebut sering dirajia, dan tidak lama kemudian, pemilik galian C menebus kembali mesin dan slang yang di ambil oleh petugas, dan selanjutnya proses penyedotan pasir kembali beroperasi, artinya ada dugaan penertiban galian C diduga sebatas gertak sambal dan ujungnya-ujungnya mesin atau peralatan lainya harus ditebus pihak pengusaha.

Diberitakan sebelumnya, sedikitnya ada 20 pangkalan galian pasir diduga keras secara ilegal asik mengeruk isi bumi dari badan sungai atau Aek Sigeaon tepatnya di pinggilan sungai dari Hutangalung sampai dengan kebun salak Pancurnapitu Desa Siatabarita. Galian pasir ini diketahui sudah beroperasi bebas hingga tahunan.

Patut dicurigai, mulusnya operasi galian pasir ini,diduga karena ada peran oknum penegak hukum dalam hal kontribusi, sehingga tugas Satuan Pamong Praja (Salpol PP) selaku penegak perda jadi mandul dampak dari setoran para pemilik pangkalan.

Baca Juga :
Terkait Pembelian Tanah Dinkes, Kades Tanah Baru di Duga Kongkalikong,

Ironisnya, menurut beberapa pemilik pangkalan, selain warga biasa melakukan pengerukan pasir, juga seorang oknum Apatatur Sipil Negeri Yang bertugas di Kantor Kecamatan Siatas Barita berinisial Ebenezer Saragih turut andil dan nekat pengeruk isi bumi jenis pasir dari sungai Aek Sigeaon dengan menggunakan mesin yang lazim disebut galian C.

Awalnya oknum ini paling tidak terimah adanya galian C di sepanjang Aek Sigeaon, nyatanya tidak lama kemudian Ebenezer malah buka pangkalan sama dengan kami yakni pangkalan liar.

Sejumlah Pemilik pangkalan saat berbincang-bincang dengan media ini, mereka mengaku bahwa kegiatan galian pasir yang mereka kelola adalah benar tidak ada satupun yang punya izin,namun demi kelancaran, mereka setiap pangkalan wajib berkontribusi dan memang dalam bulan, oknum Satpol PP tersebut belum mengambil jatah pada kami, alasan mereka tidak datang, karena pihaknya sedang di sorot media.

Sementara itu, oknum Sekcam Siatas Barita ketika dikonfirmasi via telepon selulernya beberapa waktu lalu menyangkal bahwa pangkalan tersebut bukan miliknya, namun milik bermarga Simbolon, dan yang bekerja di lokasi tersebut adalah anaknya dan kerap memakai mobil miliknya.

“Sebenarnya itu bukan milik saya, tapi milik marga Simbolon, tapi karena mobil saya sering ada dilokasi, masyarkat bilang bahwa itu pangkalan saya, sebenranya bukan. Dan memang anak saya bekerja di dipangkalan tersebut” jawab Ebenezer diujung telepon.

Hasil pantaun media ini di sejumlah pangkalan pasir, rata-rata setiap pangkalan ditemukan 1 unit mesin penyedot pasir dengan ukuran 30 PK, Masin tersebut ada yang di tempatkan di dalam sungai dengan dudukan drum sebagai bahan pengapung, dan ada juga mesin di tempatkan di pinggiran sungai, dengan menggunakan pipa ukuran besar warna biru yang di masukkan dalam sungai untuk menyedot pasir. (b)

Baca Juga :
Kades Aur Berduri Merangin Gadaikan Nama Bupati, Camat Cari Aman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here