Pria Ini Coba Bunuh Diri Usai Aniaya Pasutri di Laguboti Toba

0
4399

Toba, Zonadinamikanews โ€“ Tak tahan mendengar keluhan istrinya yang kerap tersinggung dibuat tetangganya akhirnya membuat suamihya, J Hutapea, pria berusia 56 tahun memutuskan membuat perhitungan.

Dengan amarah yang tertanam dalam hatinya usai mendengar semua keluhan dari H Boru Sinurat, yang merupakan istri muda J Hutapea, dia pun mendatangi kediaman tetangganya itu yang tak lain tak bukan adalah merupakan Putri dan menantu kandungnya sendiri.

Dengan membawa golok yang kebetulan dipegangnya saat ini sebab J Hutapea kesehariannya adalah mengiris dahan pohon enau untuk mengambil Tuak, Putri dan menantunya itu jadi sasaran.

Peristiwa itu terjadi di Dusun Lumban Dolok, Desa Pardomuan Nauli, Kecamatan Laguboti, Selasa (07/9/2021) sekira pukul 10.00 Wib.

Kepada para awak media yang langsung berdatangan ke TKP, Denni Hutapea mencoba menerangkan awal peristiwa yang sangat memilukan itu.

“Awalnya, saya dan H Boru Sinurat, ibu tiri saya cekcok karena satu hal sepele dan sempat bersitegang leher, lalu saya anggap selesai, namun berselang setengah jam kemudian, ayah pulang dari ladang mengiriris dahan pohon enau.

Saat itu, H boru Sinurat langsung mengadu kepada ayah, J Hutapea bahwa ia baru saja cekcok dengan saya,” terang Denni.

โ€œMungkin aduannya dilebih lebihkan maka bapak sangat emosi dan langsung mendatangi aku. Saya pun membuat pembelaan diri, maka terjadilah keributan itu,” katanya sambil memperlihatkan luka luka yang dialaminya dan suaminya.

Masih kata Denni, mendengar mereka bertengkar dengan ayahnya, Hendra Manullang (35), suami Denni kemudian ikut terlibat membela istrinya dan hal itu membuat J Hutapea hilang kendali dan mengarahkan goloknya kepada Hendra dengan membabi buta.

โ€œSaat kulihat suamiku sudah berdarah kena sabetan golok, aku coba bantu suamiku dengan memukuli kepala bapak pakai tangan, eh aku jadinya ikut dibacok, kena tangan kiriku,

Baca Juga :
Warga Pemalang Tiru Ucapan Ahok soal Al Maidah

Aku jadinya langsung teriak teriak minta tolong sebab takut ayah makin kalap dan membunuh kami sebab kami tidak pujya alat untuk menangkis serangannya. Ayah lalu pergi ke belakang rumahnya,” tutur Denni.

Diduga, J Hutapea usai membacok putri dan menantunya itu mencoba bunuh diri di belakang rumahnya, untunglah para warga segera menemukannya dalam keadaan lemas tak jauh dari belakang rumahnya, sekitar 30 meter.

Tak lama kemudian, tanpa dikomandoi, para warga lalu menghubungi pihak Kepolisian dari Polsek Laguboti dimana para korban juga langsung dilarikan ke Rumah Sakit.

“Denni Hutapea dan suaminya dibawa ke RSU Porsea sedangkan ayahnya ke RSU HKBP balige,” ujar salah seorang saksi mata.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek laguboti, Iptu Tagor Panjaitan ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah menerima pengaduan masyarakat tentang tragedi penganiayaan di Desa Pardomuan Nauli itu.

Namun, hingga saat ini, pihaknya belum bisa memastikan siapa tersangka maupun korban.

โ€œUntuk saat ini ada 3 korban dan kita masih tahap lidik,โ€ kata Tagor Panjaitan dengan tegas kepada sejumlah awak di kantornya, Selasa (07/9/2021) sekira pukul 15.00 Wib. (JP).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here