Walkot Bekasi Tandatangani Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Sampah Terpadu Dengan PT Kami Plant Indonesia v

0
127

Jakarta-Zonadinamikanews.com. Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menandatangani Perjanjian Kerjasama Pengelolaan Sampah terpadu dengan PT Kami Plant Indonesia (KPI) di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Selasa (31/8/2021).

Penandatanganan ini dilakukan Presiden Direktur PT Kami Plant Indonesia, Seung Ik Hyun dan Walikota Bekasi Rahmat Effendi didampingi Asisten Daerah (Asda) II, Sudarsono, Kabag Kerjasama, Camat Bantargebang dan Kabag Hukum.

Kontrak kerjasamanya, berkaitan dengan Pengadaan Fasiltas Umum, Pembangunan Pabrik Pengelolaan Sampah Terpadu secara mandiri di Bantargebang, Kota Bekasi.

Kontrak kerjasama ini juga meliputi semua Prosedur Administrasi, seperti ijin dan pengadaan lahan untuk proyek pembangunan PLTSa sampai dengan selesai.

PT Kami Plant Indonesia, akan membangun Pabrik Pengolahan sampah atau PLTSa yang akan melebur sampah dengan kapasitas 2.500 ton per-hari di atas tanah seluas 5 hektare (Ha).

Proyek ini merupakan proyek investasi swasta untuk pembangunan PLTSa yang sudah lama ditunggu-tunggu pemerintah Indonesia, dengan total investasi sebesar Rp 4.300.000.000.000.

Menurut Walikota Bekasi Rahmat Effendi, kerjasama ini merupakan suatu kebanggaan bagi Kota Bekasi yang telah mengambil langkah pertama menuju bisnis yang sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk energi baru.

Sementara Seung Ik Hyung mengatakan, bermula dari Memeorandum of Understanding (MoU) dengan Pemkot Bekasi ini, pihaknya akan aktif dan sepenuhnya mematuhi semua prosedur sesuai dengan hukum di Indonesia. Semua proses akan dipertanggungjawabkan. Hasilnya, dijanjikan aman dan sempurna hingga selesai.

โ€œSelain pembangunan PLTSa, kami juga berusaha tidak akan mengabaikan kemakmuran masyarakat Bekasi dan kemajuan Kota Bekasi, supaya lebih baik lagi ke depannya. Kerjasama ini suatu kebanggaan bagi kami, karena telah dipercaya Pemerintah Kota Bekasi,โ€ kata Seung.

Dia mengatakan, pembangunan PLTSa ini nantinya dapat menangani lebih dari 20.000 ton sampah per-hari di wilayah Indonesia, dimulai dengan Kota Bekasi, dan sedang didiskusikan rencana investasi dengan para investor, ujarnya (parda)

Baca Juga :
Grebek Kampung Aceh, Kapolda Kepri Akan Jadikan Batam Bandar Dunia yang Madani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here