Tak Tahan Terus Dianiaya, RS Dilaporkan Istrinya Kepolisi

0
71

Pematang Siantar Zonadinamika News ,Com. Dibalik dinding dinding yang semestinya menjadi tempat yang aman, Numun masih banyak di jumpai fenomena Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Kekerasan memporak porandakan angan-angan banyak orang mengenai bangunan yang indah dan kokoh dalam rumah tangga yang di impikan di awal masa pernikahan.pernikahan yang di bangun dan di sepakati berdasarkan rasa saling percaya kandas ketika pasangan yang justru semestinya menjadi sosok yang paling di percaya berubah 180 derajat dan menjadi sosok yang sewaktu waktu dapat mengancam harga diri, bahkan nyawa .

Kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi umumnya disebabkan adanya konflik yang timbul dalam relasi pasangan.konflik tersebut didasarkan adanya harapan dari salah satu atau kedua pihak yang pada kenyataannya tidak dapat terpenuhi .tidak terpenuhinya harapn dalam suatu relasi suami dan istri merupakan hal yang wajar ,namun dalam kasus KDRT tidak terpenuhinya harapan ini menjadi suatu kenyataan yang tidak dapat di terima dengan kebesaran hati.akibatnya pihak yang gagal menerima kenyataan ini kemudian memunculkan suatu tindakan kekerasan pada pihak lain.

Hal ini lah yang di alami oleh Mei Meiwati Zebua (40) warga jalan bendungan ujung kelurahan nagahuta kecamatan siantar marimbun,kota pematang siantar.

Hal ini diungkapkan Mei ke Wartawan Zonadinamika News saat mau keluar dari Mapolresta pematang siantar usai melaporkan penganiayaan yang dilakukan oleh suaminya Ronal Sihombing (38)terhadap dirinya, rabu (29/09/2021).

Ketika Wartawan mewawancarai Ibu Mei , Mei mengatakan bahwa kekerasan atau penganiayaan yang dialaminya pada hari minggu 26/9/21bukanlah yang pertama kali,namun sudah tak terhitung.akan tetapi demi menjaga keutuhan rumah tangga dan masa depan anak anaknya,dirinya selalu mengalah dan bertahan,dengan harapan
suaminya akan berubah kedepan .

Baca Juga :
Dua Pelaku Pencuri Congkel Jendela Rumah, Berhasil Di Lumpuhkan Tim Buser Polres Blora

Akan tetapi suaminya yang sehari harinya tak punya pekerjaan alias pengangguran ini selalu menganiaya dirinya apabila tidak memberikan uang.darimana saya selalu punya uang untuk diberikan pak?sepanjang hari saya cuma memulung,hasilnya paling juga cukup buat makan ujar ibu enam orang anak ini sembari berurai airmata.

Hari ini saya didampingi keluarga untuk melaporkan perbuatannya karena saya sudah tidak tahan lagi pak,karena sudah cukup sakit.semua badan saya ini memar dan bengkak akibat dipukul pakai kayu,kepala saya juga bengkak dan hingga saat ini masih sakit terang mei sembari menunjukkan tangannya yang bengkak akibat hantaman kayu.

Menurut br Tampubolon,keluarga Mei yang ikut mendampingi saat membuat laporan polisi.bahwa Mei sudah sering mengalami panganiayaan dari Ronal (suaminya).dulu juga sudah pernah ini dilaporkan akibat menganiaya istrinya,dan ditahan tiga hari pada saat mereka berdomisili di Riau.

Namun karena kasihan serta anjuran seluruh keluarga akhirnya saya mencabut pengaduan dari pihak kepolisian dan akhirnya dia lepaskan,dengan harapan akan berubah.namun apa yang terjadi?si Ronal ini semakin menjadi.untuk sekarang ini kami keluarga sudah pasrah biarlah dia terima konsekuensi dari perbuatannya sesuai dengan hukum.ujar br.Tampubolon mengakhiri.( SL)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here