Bank Sampah Baitussalam Dawuan Barat, Berupaya Angkat Tingkat Ekonomi Masyarakat

0
419

CIKAMPEK-Zonadinamikanews.com. PERLU ditetahui, bahwa Bank sampah memiliki beberapa manfaat bagi manusia dan lingkungan hidup, seperti membuat lingkungan lebih bersih, menyadarkan masyarakat akan pentingnya kebersihan, dan membuat sampah menjadi Barang Ekonomis. Dan selanjutnya masyarakat dapat sewaktu-waktu mengambil uang pada tabungannya saat tabungannya sudah terkumpul banyak.

Dan Bank sampah juga bisa menjadi salah satu solusi terutama untuk sampah-sampah yang berasal dari rumah tangga.Β Dan seluruh lapisan masyarakat perlu saling bekerja sama dan berkontribusi untuk menangani masalah sampah.

Demikian di katakana oleh Bandi ketua LPM Baitussalam Dawuan Barat yang berlokasi di Perum BIPΒ  Rt 06 Rw 10 Kampung Payuyon Desa Dawuan Barat Kecamatan Cikampek yang dibentuk Sejak 1 Agustus 2021.

”Bismillahirahmanirahim, Alhmdulillah Kegiatan awal bank sampah Baitussalam berjalan lancar, proses edukasi mengurangi sampah di mulai dari sumber penghasil sampah, bagamana cara memilah sampah menjadi berkah aamiin”terang Bandi.

Pengelolaan bertujuan untuk mencengah tumpukan sampah yang dimulai dari sumber penghasil sampah yaitu rumah tangga,, jadi warga atau ibu-ibu bisa memilah sampah plastic, buku dan sampah kaleng dan sampah organic lainya untuk di kumpulkan dan ditimbang satu minggu sekali berupa tabungan ke bank sampah.dengan cara ini, kita membina warga menabung bukan pakai uang tapi melainkan dengan sampah, tindakan ini, secara otomatis akan menghindari tumpukan sampah pada lingkungan dan warga mendapatkan mamfaat lain yakni berupa materi atau uang dari tabunganya.

KETUA UMUM GERAKAN ADVOKAT DAN AKTIVIS (GAAS)

Bandi mengakui, pengelolaan dikumpulkan di bank sampah lalu di jual ke pengepul,dan tidak menutup kemungkinan akan ikut program-program lain seperti dari pihak ketiga dengan tujuan bahwa bank sampah Baitussalam bisa mendaur ulang sampah, seperti mencacah sampah plastic, sehingga kedepan bisa menghasilkan prodak dari sampah tersebut.saat ini bank sampah Baitussalam masih tahap pengumpulan sampah dan kedepan akan semakin eksis dalam melakukan pelatihan agar bisa menghasilkan prodak kerajinan masyarakat.

Baca Juga :
Pasca lebaran Idul Adha, GAS Melon Langkah

Lebih jauh Bandi memaparkan,program kedepanya para pengurus bank sampah akan mengajak masyarakat khususnya warga Dawuan Barat Β mulai sadar untuk memilah sampah organik dan non-organik, dan nantinya hasil dari pengumpulan sampah yang sudah dipilah akan disetor ke akan disetorkan. Penyetoran bisa langsung ke tempat pembuatan kerajinan untuk di daur ulang atau ke tempat pengepul sampah.

Lebih jauh Bandi memaparkan, Masyarakat dalam mengelola sampah masih bertumpu pada unsur penimbulan sampah kemudian dilakukan pembuangan/pemusnahan dengan dibakar atau dibuang,sampah dikumpulkan, diangkut dan dibuang ke tempat pemrosesan akhir sampah. Hal kerap menimbulkan masalah baru ditempat lain, karena kapasitas TPA sudah tidak mampu lagi menampung jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat.

Dengan adanya bank sampah,Pandangan masyarakat yang menganggap sampah sebagai barang sisa yang tidak berguna, harus dibuang dan belum memberi nilai sebagai sumber daya yang perlu dimanfaatkan perlu diubah dan diluruskan. Setiap orang harus diberikan pemahaman dan penyadaran tentang pengelolaan sampah yang benar, sehingga akan terbentuk karakter pola hidup bersih dan sehat.

Lewat bank sampah ini, upaya pengelolaan sampah yang perlu dikembangkan dengan melibatkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengelola sampah secara mandiri dan produktif.

Sistem ini menekankan kemandirian masyarakat dalam mengelola sampah yang dihasilkan dan tidak bergantung pada pemerintah, yaitu dengan membiasakan masyarakat untuk memilah sampah. Kegiatan pemilahan sampah ini harus dilakukan sedini mungkin pada sumbernya (perumahan, kawasan komersial dan lain-lain). Metode ini merupakan metode yang paling efektif untuk mendapatkan jenis sampah tertentu yang tidak terkontaminasi oleh jenis-jenis sampah jenis lainnya, sehingga memudahkan untuk proses daur ulang. Di sisi lain, pemilahan sampah di TPA harus dihindari karena beberapa alasan antara lain menurunkan nilai/kualitas sampah, membahayakan kesehatan manusia (pemulung) dan menyulitkan operasional serta perawatan TPA.

Baca Juga :
Pembangunan Akses Air Bersih Untuk Capai Target SDGS 2030

Dengan adanya bank sampah Baitussalam Dawuan Barat, kedepanya tingkat selain menjadikan masyarakat yang kreatif juga tingkat perekonomian masyarakat bisa terdongkrat, ujar Bandi pada media ini. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here