Aparat Desa Saentis Ini Sok Hebat, Hambat Tugas Pers, Kades: Dia Tidak Beretika

0
381

PERCUT SEI TUAN-Zonadinamikanews.com. Ada oknum aparat desa Saentis kecamatan Sei Tuan yang sok pintar dan berusaha menggurui wartawan, padahal tanpa disadari bahwa dirinyalah yang paling bodoh dan bergaya sudah hebat.

Gaya sok kuasa itu terbukti ketika wartawan meliput pembagian BLT dilarang dan oknum perangkat desa Saentis berinisial ,Sulistiono ,Diduga hanya takut diliput acara pembagian bantuan langsung tunai (BLT), di Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. wartawan salah satu Media Online Jakarta, di usir, Jumโ€™at (13/08/21).

Sesuai keterangan yang dihimpun dari seorang wartawan tersebut mengatakan, kedatangannya di Kantor Desa Saentis tersebut ingin melakukan liputan pembagian BLT. Namun, sewaktu akan memasuki ruangan guna meminta konfirmasi kepada kepala desa (Kades), Saentis, Asmawito,ย  wartawan tersebut dihalang-halangi oleh oknum perangkat desa yang berinisial S.

โ€œJangan main masuk-masuk aja kau disini, kau tau peraturan tidak. Rupanya ada surat ijin peliputan kau disini. Kalau kau teroris, mati kami semua disini,โ€ jelas oknum wartawan tersebut menirukan ucapan Sulistiono.Lebih baik keluar saja. Jangan sampai semua warga disini marah samamu.

Dalam rekaman Vidio terlihat jelas bahwa oknum perangkat desa bernama Sulistiono , menghalang halangi tufoksi media dan perlu di pertanyakan” ada apa dengan pembagian Bantuan langsung tunai di desa Saentis.

Sudah jelas Intruksi presiden RI agar dalam pembagian BLT transfaran dan tepat sasaran,serta Masyarakat,Lembaga swadaya masyarakat dan media selaku sosial kontrol berhak memantau dan mengetahui tentang bantuan yang akan di bagikan ke warga.

Terpisah, Asmawito selaku Kades Saentis mengatakan kepada awak media ini melalui pesan WhatsApp bahwa tidak ada anggotanya melakukan pengusiran terhadap wartawan, karena menurutnya mereka masih punya etika.

Baca Juga :
Oknum PNS Berbuat Asusila Sangat Melanggar Kode Etik ASN

โ€œKalau wartawannya memaksakan kehendak dan tidak prosedur, ya gak tahu juga. Tapi nanti coba saya tanya ke anggota, tapi prinsipnya saya tidak pernah mengajar anggota untuk tidak beretika,โ€ pungkas nya sambil mengucapkan terimakasih atas info tersebut. (JM/)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here