DPD Partai Golkar Sumut Harus Evaluasi Plt PK Partai Golkar Percut Sei Tuan

0
20

Deli Serdang-Zonadinamikanews.com – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Utara Musa Rajeksyah SH yang juga Wakil Gubernur Sumatera Utara, memprogramkan dua juta kader di Sumatera Utara untuk tahun 2024 dari Partai Berlambang Pohon Beringin itu.

Program yang dicanangkannya untuk mengembalikankan kejayaan Partai Golkar pada awal era Reformasi sangat di Apresiasi. Untuk mencapai semua rencana itu tidak semudah seperti yang telah digaung gaungkan dan juga tidak seperti membalikkan telapak tangan.

Hal itu disampaikankan wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depcab Soksi) Kabupaten Deli Serdang Irdiansyah pada awak media di Cafe Doktor kufi Jalan Welliyam Iskandar Medan Estate Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Senin (13/7/2021).

Dikatakannya, gagalnya pelaksanaan Musyawarah Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Percut Sei Tuan pada Minggu (11/7/2021) yang lalu, sebagai catatan sejarah yang terburuk semenjak adanya Partai Golkar di Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Ini adala catatan sejarah yang terjelek semenjak adanya Partai Golkar di Kecamatan Percut Sei Tuan dan satu satunya Pemilih terbesar yang terbanyak di Provinsi Sumatera utara,” katanya.

Musyawarah ini, sambung Irdiansyah, dilaksanakan dari dampak mundurnya Drs. T. A. Thala’a dari kursi kepemimpinan orang nomor satu Partai yang pernah berkuasa di era awal Reformasi dan terpilihnya Musa Rajeksyah SH pada Musda yang dilaksanakan di Jakarta beberapa bulan yang lalu.

Dengan permasalahan yang terjadi di internal Partai, Pelaksana Tugas (Plt) Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Deli Serdang menonaktifkan beberapa Pimpinan Kecamatan Partai Golkar yang ada di Kabupaten tersebut. Salah satunya Kecamatan Percut Sei Tuan yang menunjuk Arif Budiman Harahap sebagai Plt. Partai Golkar.

Baca Juga :
BP Batam Membantah “Kuota Mikol Masuk Kawasan Ftz Di Dewan Kawasan Gubernur Kepri

“Yang sangat disayangkan Plt yang ditunjuk oleh Plt DPD Partai Golkar Deli Serdang untuk melaksanakan Musyawarah sekaligus untuk menetapkan Pimpinan yang defenitif pada Partai Golkar Kecamatan Percut Sei Tuan tidak mengerti AD/ART Partai Golkar,” ucap mantan wakil Sekretaris DPD AMPI Deli Serdang dan juga mantan salah seorang Komisaris Golkar Percut Sei Tuan Era Orde Baru ini.

Di harapkannya, dengan kejadian seperti ini, Ketua DPD Partai Golkar Sumatera utara Musa Rajeksyah SH, segera melakukan Evaluasi terhadap Plt Ketua PK. Partai Golkar Kecamatan Percut Sei tuan Arif Budiman yang ditunjuk Plt Partai Golkar Deli Serdang dan segera mengganti kepada Plt yang mengerti dan menguasai AD/ART Partai.

“AD/ART Partai Golkar sudah tertera dan baku tidak dapat ditawar sebagai panduan untuk dilakukannya musyawarah. Yang mana di AD/ART tersebut telah diatur sebagai unsur peserta musyawarah, dan ini tidak dilakukan oleh Plt tersebut,” jelasnya.

Irdiansyah juga mengatakan, musyawarah PK. Partai Golkar Kecamatan Percut Sei tuan yang gagal dilaksanakan minggu lalu,tidak melibatkan unsur sayap partai tidak di undang oleh Plt sebagai peserta Musyawarah. Seperti Pendiri Partai Golkar dari Tri karya, Soksi, Kosgoro, MKGR, yang melahirkan dan membidani Partai Golkar pada tanggal 20 Oktober 1964 yang lalu serta yang dilahirkan Partai Golkar seperti, AMPI, AMPG, AL-HIDAYAH dan lainnya. Padahal, ini semua mempunyai masing-masing satu suara selain dari Pengurus Desa yang legalitasnya jelas.

“Saya dengar Pimpinan Desa Partai dalam musyawarah tidak dilibatkan untuk menjadi peserta musyawarah dan semua pengurus Desa yang telah terbentuk oleh kepengurusan PK. Partai Golkar Percut Sei Tuan, tidak diakui melainkan diminta sebagai peserta untuk musyawarah yang telah di misioner,” uangkapnya.

Baca Juga :
Pilkada Serentak Menuju Nawacita TRisakti Bung Karno

Terlepas dari semua itu, sambungnya lagi, untuk kedepannya siapapun yang dijagokan jangan pilih calon Pemimpin yang berasal dari Kader jenggot melainkan pilih calon pemimpin yang dapat membesarkan Partai.

“Kepada Ketua DPD Partai Golkar Sumatera utara, Musa Rajeksyah SH untuk tidak melakukan intervensi pada musyawarah lanjutan nanti demi tidak terjadi perpecahan sesama kader. Berikan kesempatan pada kader untuk menentukan siapa bakal pemimpin pilihan mereka yang dianggap mampu membesarkan Partai kedepan,” harapnya.(J.M)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here