Pungli Atas Nama Retribusi Berkeliaran di Desa Bangun

0
65

Mojokerto-Zonadinamikanews.com.Warga Desa Bangun Kecamatan Pungging Mojokerto menanyakan ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD, dalam mediasi yang di hadiri anggota Polres, Polsek, Babinsa, Babinkamtibmas serta beberapa awak media, terkait dana Ratusan Juta Rupiah Restribusi kendaraan yang keluar masuk mengangkut ledok (Limbah Pabrik Pakerin) sejak tahun 2019 hingga saat ini.

Isi dari mediasi BPD mengatakan tidak ada Sertijab sehingga pihaknya tidak bisa bekerja dan tidak tau apa-apa masalah tersebut dan berjanji akan menagih ke mantan Kepala Desa (Kades) mengenai Sertijab agar bisa bekerja dan tau permasalahan desa.

Dalam serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dilakukan dalam pertemuan atau mediasi ke dua yang dihadiri warga desa, BPD, Pemdes, Polres, Polsek, Babinsa, Babinkamtibmas, Kecamatan, Moch Ikhsan (Mantan Kades) dan beberapa awak media.

Warga juga mempertanyakan ke BPD terkait Restribusi kendaraan yang keluar masuk mengangkut ledok limbah dari Pabrik Kertas Pakerin pada tahun 2019, yang nominalnya Rp 40 ribu tiap kali lintas. BPD berdalih kalau pihaknya tidak bisa memasukkan dana Restribusi dikarenakan tidak ada Peraturan Desa (Perdes)nya.

Warga desa menganggap, apa yang disampaikan oleh BPD tersebut lucu dan janggal. Menurut warga, yang membuat Perdes itu kan BPD bersama Pemerintah Desa. Apalagi dalam satu tahun, dana Restribusi yang masuk bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Samsul yang mengaku warga setempat mengatakan,” Pemdes Desa Bangun ini sudah menjadi kerajaan keluarga (sistem family), dimana telah terjadi mencari keuntungan sendiri, untuk memperkaya diri dan merugikan pemerintah desa beserta warga.” ucapnya.

lebih lanjut,” maka dari itu kedepan kami berencana akan menghentikan aktifitas lintasnya dan berdemo bersama warga, ke beberapa tempat, karena saat ini Kapolri menginstruksikan untuk menangkap dan membersihkan pelaku pungli.” tutup Samsul.

Baca Juga :
Wow!!! Dana BOS SMKN 1 Sidikalang Dituding Ada Penggelembungan Angka

(dr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here