Wartawan Madina Gelar Aksi Damai,Desak Polisi Usut Kematian Jurnalis di Siantar

0
160

MADINA-Zonadinamikanews.com. Aksi unjuk rasa damai seluruh wartawan yang ada di kabupaten Mandailing Natal Digelar pada hari Senin 21 Juni 2021 pukul 10.00 wib di kantor DPRD kabupaten Mandailing Natal dan juga di Polres Madina.

Unjuk rasa ini Terkait terbunuhnya seorang wartawan media online yang dilakukan OTK di wilayah kabupaten Simalungun Sumatera Utara.

Dalam aksi ini turut mengundang wartawan senior Kabupaten Mandailing Natal.Iskandar Hasibuan.alkaf Masri. Muhammad Ridwan Lubis selaku ketua PWI Madina dan juga Sarmin Harahap penasehat PWI Madina.

Dalam aksi ini terkait kejadian tertembaknya seorang wartawan. Pihak kepolisian dirasa perlu memberikan kejelasan secara umum dan terbuka atas meninggalnya seorang wartawan dan juga kekerasan kepada insan pers.

Karena itu. Para wartawan dan jurnalis menuntut Kapolda Sumatera Utara Irjen.Pol.Drs.R.Z. panca putra Simanjuntak.M.Si. mengusut tuntas kasus kematian dan juga kekerasan kepada insan pers sesuai hukum yang berlaku. Jurnalis juga meminta Kapolri memberikan perlindungan terhadap jurnalis yang sedang melakukan tugas jurnalistik.

para wartawan juga berharap aparat ataupun masyarakat umum harus bisa memahami bahwa tugas jurnalistik itu dilindungi oleh undang-undang.

Sementara itu sikap ketua umum PJI atas terbunuhnya wartawan sekaligus Pemred media online lasserNewsToday mara Salem Harahap.
Menegaskan pernyataan beberapa waktu lalu;

“Secara umum bila jurnalis dihalang-halangi melaksanakan tugas jurnalistik atau mengalami permasalahan terkait tugas jurnalistiknya, seyogyanya organisasi jurnalis yang bersangkutan melakukan pembelaan secara profesional proporsional.

Namun bila jurnalis mendapatkan perlakuan kekerasan saat melaksanakan tugas jurnalistik dengan benar, menjadi permasalahan bersama semua jurnalis/Organisasi Jurnalis/Pers dan semua jurnalis/organisasi jurnalis wajib melakukan pembelaan secara profesional proporsional.

Pembunuhan Pemimpin Redaksi LasserNewsToday, Mara Salem Harahap di Karang Anyer Simalungun Sumatera Utara 16/6/2021, jelas perbuatan biadab. Terlebih Almarhum wartawan. Patut diduga keras, pembunuhan yang menimpa Almarhum terkait tugas kewartawanannya.

Baca Juga :
Gubsu Akan Salurkan 0,5 Ton Kurma

Atas terjadinya pembunuhan terhadap Saudara Mara Salem Harahap, Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI);

1. Menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Saudara Mara Salem Harahap dan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan serta berkah berlebih.

2. Mengutuk keras atas terjadinya tindakan biadab tersebut.

3. Meminta Penegak Hukum mengusut tuntas dan seksama tindak pidana tersebut. Dan bila sampai besok Rabu 23/6 belum terkuak serta para pelakunya belum bisa ditangkap, Kapolri/Kapolda Sumatera Utara agar membentuk/memerintahkan membentuk Tim Khusus.

4. Meminta semua rekan jurnalis khususnya anggota PJI dan semua organisasi jurnalis mengawal ketat kasus hukumnya hingga tuntas serta berupaya membantu segera terungkapnya tindakan biadab itu. Dan khusus anggota PJI, agar melaporkan perkembangannya periodik kepada Ketua Umum PJI…tegas Hartanto Buchori selaku ketua PJI (persatuan jurnalistik Indonesia)

(Saipul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here