Hari Gini? Kapolres Toba Masih Alergi Sama Wartawan?

0
137

Toba-Zonadinamikanews.com.Puluhan wartawan dari media cetak, online dan elektronik yang bertugas di Kabupaten Toba melakukan aksi damai di Mapolres setempat, Jumat (28/5/2021) pukul 10.30 WIB.

Aksi ini dilakukan sebagai kekecewaan wartawan terhadap pihak Polres Toba yang tidak berkenan memberikan konfirmasi terkait penangkapan 2 orang pelaku pembunuhan guru Sekolah Dasar (SD), Lisbet Butarbutar (49).Desa Lumban lobu Dusun 1 Pasar IV Kecamatan Bonatua Lunasi Kabupaten Toba

Salah satu tuntutan para awak media yakni, meminta Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit untuk mencopot Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya.

Umri Marpaung salah satu aksi Damai dari Media Kupas Tuntas menjelaskan , aksi hari ini merupakan puncak kekecawaan para awak media yang selama ini selalu kesulitan mendapatkan informasi dari Polres Toba, seperti penangkapan Narkoba dan kasus lainnya.

Bahkan Kapolres Toba sering memblokir no handphone (HP) wartawan ketika mau konfirmasi berita,tertangkapnya pelaku pembunuhan Guru SD Lumban lobu Marta Elisabet Butar butar,Polres Toba sangat tertutup memberikan informasi kepada pihak media
“Sejak AKBP Akala Fikta Jaya menjabat sebagai Kapolres Toba, kondisi kemitraan dengan media semakin buruk. Kapolres juga terkesan alergi kepada wartawan, sehingga berdampak kepada kesulitan kita meminta data ataupun keterangan yang dibutuhkan dalam pemberitaan,”

Aksi damai para wartawan di depan Mapolres Toba.
“Secepatnya kita akan mengirimkan surat secara tertulis kepada Kapolri sebagai bukti keseriusan menyuarakan aspirasi rekan-rekan wartawan yang bertugas di Kabupaten Toba. Jika tidak direspon, kita akan melakukan aksi lanjutan.

Selain meminta Kapolres Toba diganti, dalam spanduk yang dibawa wartawan terdapat tulisan ‘Copot Kasat Reskrim, AKP Nelson Sipahutar dan Kasat Narkoba AKP Firman Peranginangin’. Wartawan juga meminta Kapolres Toba dan jajarannya menghargai keterbukaan publik dan Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

BACA JUGA:  Dugaan Korupsi Oknum PNS Dinas Pertanian Karawang Yang Merangkap Jadi Pendamping Desa

Sebelumnya, puluhan wartawan melakukan aksi di halaman Polres Toba. Orasi dilakukan secara bergantian dengan menuarakan ‘Copot Kapolres Toba’.

Wakapolres, Kompol Janner Panjaitan mendatangi para wartawan dan meminta agar bersedia berdialog di Aula Polres Toba pada pukul 11.00 WIB.

Dengan kooperatif, wartawan menunggu di Aula, sayangnya hingga pukul 11.30 WIB pihak Polres Toba tidak kunjung datang.

Sangat kecewa saat puluhan wartawan menunggu di Aula, justru musik dihidupkan dengan keras, seakan-akan Polres Toba melecehkan propesi wartawan Toba

Puluhan wartawan merasa kecewa dan langsung meninggalkan Aula. Selanjutnya bergerak keluar Polres Toba dengan tetap meneriakkan ganti Kapolres Toba.(Rms).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here