Tugas Wartawan dan Tantangannya Dilapangan

0
649

Oleh: Zaherman

Saat menjadi wartawan, pertanyaan mendasar yang muncul adalah apasih wartawan itu. Wartawan atau jurnalis atau pewarta adalah seseorang yang melakukan kegiatan jurnalistik atau orang yang secara teratur menuliskan berita dan tulisannya dikirimkan atau dimuat di media massa secara teratur.

Undang undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers mendevinisikan pengertian wartawan adalah profesi yang secara teratur melakukan sebuah kegiatan jurnalistik mulai dari mencari, memperoleh, memiliki, mengolah, menyimpan dan menyampaikan informasi kepada perusahaan pers atau kantor berita untuk dipublikasikan atau disiarkan kepada semua masyarakat umum, tujuannya agar mereka dapat memperoleh informasi yang benar, tepat, akurat dan objektif.

Perkembangan kekinian, jenis Wartawan bisa dilihat dalam dua bagian yaitu Wartawan profesional, yaitu wartawan yang memang bekerja secara professional dalam menjalankan tugasnya, serta patuh terhadap kode etik jurnalistik dan juga memenuhi standar profesi wartawan.

Tidak tertutup kemungkinan tidak semua orang memiliki kemampuan menjadi seorang wartawan,/ Jurnalis, tidak semua orang pula memiliki kesempatan menjadi seorang wartawan.

Menjadi seorang wartawan / Jurnalis tidaklah semudah, membalikan telapak tangan ,dibutuhkan kepiawaian yang tidak semua orang mampu melakukannya.Seperti butuh kejelian dalam menggali informasi melalui narasumber

Didalam hal ini, kejujuran dalam menyampaikan sebuah berita yang telah diperoleh dari narasumber, mampu menyampaikan berita dengan jelas dan tegas kepada masyarakat umum, dan masih banyak yang harus dilakukan dalam diri seorang wartawan/ Jurnalis.

Pekerjaan sebagai seorang wartawan/ Jurnalis tidaklah mudah, selain membutuhkan jiwa keberanian yang tinggi, menjadi seorang wartawan juga butuh komitmen yang baik dan passion untuk menyalurkan berita yang akurat.

Seorang wartawan sering kali dihadapkan dengan persoalan yang cukup rumit, seperti contohnya berhadapan dengan pemimpin redaksi yang terkadang kemauannya tidak sesuai dengan yang kita telah dapatkan dilapangan. Namun, seorang wartawan harus tetap menjaga kode etiknya dan berpegang teguh kepada integritas.

Baca Juga :
Kemerdekaan Yang Paripurna

Saat apa yang kita dapatkan sudah sesuai dengan fakta ( 5 W) (1H ) ya tidak apa-apa, tetap sampaikan, ada dewan pers untuk merevisi kembali.

Memberitakan suatu kesalahan, kita bisa bergerak dengan dewan pers. Saat dihadapkan pada idealisme pilihannya pergi atau berjuang tapi membuat sebuah cerita.Namun tetap memegang Idealisme, tapi pesannya jangan jadi heroes di lapangan.”

Dalam pengehidupan, Sehari- haripun Setiap pekerjaan pasti memiliki resiko didalamnya tanpa terkecuali, baik itu resiko yang ringan maupun resiko yang berat.Resiko yang mungkin didapatkan dalam dunia jurnalistik:

Pekerjaan yang kental dengan resiko kematian, Ketika melakukan tugas liputan di lapangan yang sedang terjadi kerusuhan atau bencana alam,

Seorang wartawan/ Jurnalis harus siap menghadapi hal-hal yang tidak diduga, acaman pembunuhan teasuk tersandung dengan hukum, juga termasuk dengan kematian dekalipun

Di dalam hal ini bukan hanya rekan –rekan tentara saja yang rela mati demi bangsa dan negara, wartawan juga harus rela mati demi mencari sumber berita.untuk di tayangkan dimedia yang di pegangnya.

Oleh karena itu, jika ada wartawan / Jurnalis yang takut mati karena sedang mencari suatu informasi atau berita di lapangan, tandanya ia tidak sungguh-sungguh menjadi wartawan.

Bekerja dalam industri yang bersifat menuntut, Bekerja menjadi jurnalistik tidaklah sama dengan seorang pegawai kantor dengan jam kerja yang pasti.Sebagai seorang jurnalistik dituntun untuk selalu siap dan siaga.1 kali dalam 24 jam

Kapanpun, dimanapun, apapun yang sedang kamu lakukan, dan bagaimana perasaanmu itu harus dilakukan demi mendapatkan berita yang ekslusif dari tempat kejadian secara langsung.

Dalam hal ini sifat menuntut ini mengharusnya jurnalis dalam perihal waktu, kecepatan, ketepatan, dan tentunya tenaga.dan fikiran yang dikuras.Harus siap mempunyai banyak musuh, Pekerjaan wartawan/ Jurnalis adalah memberitakan,

Baca Juga :
Aborsi Kebenaran Bagi Dunia itu Sudah Pastiโ€™โ€™

Maka tentunya bukan hanya berita yang baik-baik saja, melainkan ada berita yang tidak enak atau berita buruk.

Jelas dalam hal tersebut, dapat memicu adanya pro kontra dari berbagai macam pihak yang membaca ataupun mendengarkan berita yang disampaikan.Dari hal tersebut banyak yang merasa tidak setuju dengan apa yang ditulis dan diberitakan oleh seorang jurnalis.

Dimata oleh oknum seseorang, orang lain mungkin wartawan hanyalah sekedar profesi yang dalam kesehariannya memegang kertas dan pulpen untuk mencatat jawaban demi jawaban dari narasumber yang merupakan buah hasil dari pertanyaan yang dilontarkannya kepada narasumber.

Tetapi dibalik itu semua banyak orang yang tidak mengetahui sisi lain dari profesi seorang wartawan/Jurnalis,Mereka tidak tahu bahwa terdapat resiko besar yang harus diterima seorang wartawan.

Ya Mukin kita sama-sama,, mengetaui, ( Langkah /Reski ,/Pertemuan/, Maut ) Allah yang mengetahui. Memang setiap pekerjaan mempunyai resiko nya tersendiri. Tutup nya awak media ini,

 

(Penulis adalah: Kepala Perwakilan Media Online ZonaDinamikaNews.com. dan ketua DPD Sumbar LSM GPRI )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here