Oknum Security BPN Karawang Nyaris Tampar Wartawan

0
354

Karawang-Zonadinamikanews.com.Tak disangka tak diduga, entah setan apa yang merasuki hati seorang oknum security , hingga ingin menampar wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistiknya yang hendak menemui kepala kantor BPN.

Atau Aksi tak terpuji yang terjadi di Kantor BPN Karawang atas pesan kepala kantor? , hal ini harus ada penjelasan dari kakantor BPN, pasalnya salah seorang oknum security Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Karawang diduga telah melanggar Undang Undang kebebasan pers.

Bukan hanya melanggar UU kebebasan pers, oknum security tersebut malah mengayunkan tangan seraya hendak menampar kepada salah seorang wartawan mingguan media cetak yang akan menemui kepala BPN.

AN salah seorang wartawan mingguan media cetak menuturkan. Dirinya mengaku dihalangi saat hendak melakukan wawancara dengan kepala BPN.

” Awalnya saya masuk kedalam kantor BPN dan hendak menemui kepala BPN” kata AN Rabu (20/1).

Namun niatnya kandas setelah dihalangi oleh salah seorang oknum security tersebut.

” Dan saya mencoba menanyakan kepada salah seorang security, akan tetapi bukan jawaban baik yang saya terima”, Timpalnya.

Lebih lanjut dikatakan AN ” Dengan nada tinggi oknum security tersebut mengatakan kepala BPN susah dihubungi dan mengayunkan tangan didepan muka saya seraya hendak menampar”, Jelas AN Dengan nada kesal.

Atas perbuatan tersebut oknum security Badan Pertanahan Nasional BPN Karawang telah melanggar Undang Undang kebebasan pers Pasal 18 ayat 1 Undang-undang No.40 tahun 1999 tentang Pers (UU 40/1999) mengatur tentang ancaman pidana yaitu setiap orang yang melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan (3) dipidana dengan penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,-(lima ratus juta rupiah) tim

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga :  Mahasiswa STT- WP Nabire Ditembak Mati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here