Pemkab Agam Telah Berlakukan Belajar Tatap Muka,Tetap di Pantau Ketat

0
67

Agam-Zonadinamikanews.com.Pemerintah Kab Agam telah memberikan izin bagi satuan pendidikan mulai dari Paud, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA untuk menyelenggaraakan pembelajaaran secara tatap muka mulai tanggal 04 Januari 2021. Setelah digelar rapat dengan Gugus Tugas Covid-19, OPD Terkait, Kemenag, dan Kacabdin Dinas Pendidikan Propinsi Sumbar Wilayah I, dan mengevaluasi kesiapan satuan pendidikan sesuai dengan SKB 4 Menteri yang terbaru, akhirnya dikeluarkan Izin oleh Pemerintah Daerah melalui Instruksi Bupati Agam Nomor 421/5461/Disdikbud/2020.

Sehubungan dengan telah dimulainya belajar tatap muka di sekolah dan madrasah tersebut, maka untuk mengetahui sejauhmana penerapan Protokol Kesehatan pada seyiap satuan pendidikan, dilaksanakan pemantauan oleh Tim Kabutaen Agam yg berlangsung mulai hari ini Selasa, 05 Januari 2021.

Berdasarkan Surat Tugas dari Bupati Agam no. 094.4/001/Disdikbud/2021, ada 4 Tim yaitu: Tim I yang dipimpin langsung oleh Bupati, TIM II dipimpin Wabup, TIM III deipimpin Sekda, dan TIM IV dipimpin Ketua DPRD Kab Agam. Setiap Tim beranggotakan 7 – 8 0rang yang berasal dari Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD, Kakan Kemenag dan Jajaran, serta Kacabdin Wilayah I Disdik Sumbar serta Bagian Protokol Sekretariat Daerah.

Monitoring hari pertama, TIM I ke Kec Banuhampu dan mengunjungi SMAN 1 Banuhampu, SMPN 1 Banuhampu, SDN 04 Kubang Putiah, dan MTsN Kubang Putiah. TIM I diwakili oleh Kepala Disdikbud sebagai Ketua TIM didampingi oleh Pejabat Dinkes, Kemenag, dan Kacabdin Wilayah I.

Berdasarkan hasil pemantauan, Tim menyimpulkan bahw satuan pendidikan telah siap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka sesuai dengan panduan yang diberikan dalam SKB Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mendagri, Menkes, Menag yang dikeluarkan pada tgl 20 November 2020.

Hal ini terlihat dari mulai Tim memasuki Gerbang masing-masing sekolah/Madrasah, disambut oleh Petugas Pengukur Suhu Tubuh dengan Thermogun, kemudian harus cuci tangan pakai sabun dan harus jaga jarak. Selanjutnya TIM mengunjungi kelas yang seedang, PBM tatap muka.

Baca Juga :  Pelaksanaan Wisuda Santri Terbesar di Indonesia.

Terlihat siswa dalam ruangan hanya 50 % dari total siswa tiap kelas. SD maksimal berjumlah 14 orang, SMP/MTs maksimal 16 orang dan di SMA 18 0rang. Kemudian juga terlihat semua guru dan siswa pakai masker, dan kegiatan PBM tiap hari tanpa istirahat keluar ruangan kelas.

Sesuai wawancara dgn siswa, mereka sangat bergembira dgn dimulsaainya belajar tatap muka di sekolah. Begitu juga denga para guru, sangan bersyukur adanya Izin Bupati Agam bagi satuan pendidikan untuk mulai PBM tatap Muka.

Kemudian TIM kpd para Kepala Satuan Pendidikan, guru guru serta siswa mengingatkjan bahwa selama bln januari dan Pebruari 2021, merupakan masa transisi. Setiap satuan satuan pendidikan akan dievaqluasi secara terus menerus terhadap kepatuhan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Bagi yg melanggar ketentuan Prokes, akan diberikan sanksi serta pencabutan izin belajar tatap muka. Untuk itu dipesankan agar semua warga Satuan Pendidikan, Komite Sekolah, dan Orang tua agar bekerjasama dalam mendukung PBM Tatap Muka sesuai Protokol Kesehatan. Hal ini sesuai dengan prinsip penyelenggaraan Pendidikan dimasa PaNDEMI Covid-19, yaitu Kesehatan dan keselamatan Guru, dan Tenaga Kependidikan serta siswa yang ada di sekolah. (zdn)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here