Tambang Pasir Ilegal di Desa Jambur Panyabungan Utara Madina Berjalan Mulus

0
119

Mandailing Natal-Zonadinamikanews.com.Keberadaan lokasi Tambang pasir ilegal di desa Jambur kecamatan Panyabungan Utara kabupaten Mandailing Natal sudah beroperasi sejak lama dan diduga tidak mempunyai izin tambang galian C. Tambang tersebut berada di aliran sungai Batang gadis.tepatnya di area jembatan Jambur Padang Matinggi.

Inilah salah satu bentuk perusakan lingkungan yaitu aktivitas penambang pasir ilegal di aliran sungai Batang gadis.penambangan pasir tersebut terdiri dari 2 penambang yaitu penambang tradisional yang menggunakan perahu.dan juga penambang mekanik/ yang menggunakan mesin untuk mengeruk pasir dari dalam sungai tersebut.

Mesin tersebut berfungsi untuk menyedot pasir dalam skala yang sangat besar dari kedalaman sungai batang gadis dan menguntungkan pihak atau oknum yang mempunyai mesin dan pertambangan ilegal tersebut.Adapun pihak-pihak yang berperan dalam tambang ilegal tersebut diantaranya Penguasa tambang pasir.buruh tambang pasir.kuli Angkut pasir dan juga oknum-oknum yang diduga berperan untuk membekap tambang pasir ilegal tersebut.

Penambangan pasir ilegal yang tidak ramah lingkungan ini juga menyebabkan dampak lain seperti hancurnya tebing-tebing penahan air sungai batang gadis dan penurunan dasar sungai Batang gadis.dan akibat dari penambangan tersebut banyak warga yang tidak setuju dengan tambang pasir ilegal yang beroperasi di aliran sungai Batang gadis ini. Karena kebanyakan warga berkebun atau perlahan tani di sekitar pinggiran sungai Batang gadis yang mengakibatkan banyaknya lahan warga yang terkikis oleh air sungai Batang gadis akibat pertambangan tersebut.

Hal yang sama juga dikatakan oleh sejumlah warga sekitar. Akibat pertambangan ilegal tersebut banyak warga yang dulu penambang pasir tradisional akhirnya beralih profesi karena kurang diminati oleh si pembeli pasir.warga yang dulu bertambang pasir menggunakan alat tradisional ataupun sekop kini tidak lagi bertambang pasir di area tersebut.karena sudah ada tambang pasir yang menggunakan mesin.dan para kuli pasir tradisional pun sudah tidak bekerja lagi mengambil pasir di daerah itu. Karena kurang diminati oleh supir-supir truk yang ingin membeli pasir mereka.karena dinilai lambat karena masih menggunakan cara tradisional ataupun manual.

Baca Juga :  Hebat,Swakelola SMP Islam Mejagong Menggunakan Hebel

(Saepul)

 

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here