Sejumlah Oknum Pejabat Dinkes Padang Pariaman Lecehkan Surat Edaran Bupati

0
274

Padang Pariaman-ZonadinamikaNews com. Surat edaran bupati Padang Pariaman atas larangan melakukan pembatasan cuti dan bepergian keluar kota masih pembincangan hangat dilingkungan Pemkab Padang Pariaman, larangan itu tidak bukan punya alasan yang kuat,hal di itu di anjurkan agar penyebaran virus Corona yang tengah menghantui masyarakat bisa berkurang. Namun agaknya larangan itu tidak berlaku bagi sejumlah oknum pejabat dinas kesehatan pemkab Padang Pariaman.

Pelanggaran yang di tempuh oleh sejumlah oknum pejabat dinas kesehatan sama saja melecehkan bupati, fenomena tersebut mendapat sorotan dari ketua dewan pimpinan daerah sumatera barat lembaga swadaya masyarakat gempar peduli rakyat indonesia (LSM GPRI DPD Sumbar) Zaherman.

Zaherman mengatakan, sepatutnya selaku ASN harus memberikan contoh disiplin pada masyarakat, jangan mentang-mentang pejabat jadi seenaknya melanggar, giliran rakyat kecil yang melanggar di hukum. Cara ini sunggu naif dan menganggap enteng semua, hanya karena keegoisan.

Kita tahu, kata Zaherman, virus Corona ini sudah memakan korban jiwa ribuan orang,maka dengan itu, kita di tekan harus bisa sama-sama menekan untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, dan jangan sebaliknya, oknum pejabat yang bertugas di lingkungan dinas kesehatan ini yang Mala membawa virus atas kunjungan ke luar daerah yang tidak penting.

Lebih jauh Zaherman juga menyayangkan, bupati yang membuat surat edaran juga harus tegas, jangan kesannya terlihat tegas dalam retorika, namun fakta dilapangan tidak bisa melakukan atas pelanggaran atas instruksi tersebut.

Karena Pembatasan kegiatan untuk berpergian keluar daerah, serta pengetatan pemberian cuti bagi pegawai aparatur sipil sipil negara dalam masa pademi crona virus-19 ( covid 19 ), larangan itupun yang dikuatkan melalui surat edaran bupati Padang Pariaman.

Baca Juga :  Tiga Hari Dikerjakan, Peningkatan Jalan Dusun Karangjaya Desa Tanjungpakis Hancur.

Namun sangat disayangkan, ASN di dinas kesehatan Padang Pariaman mulai dari kasubag keuangan kepegawaian dinas kabid, yankes berserta staf mala cuek dan nekat berpegian kepekan baru ( Riau) ini sangat jelas sudah melanggar surat edaran bupati padang pariaman ada apa?.

Terkait berpergianya ASN didinas kesehatan kabupaten Padang Pariaman tersebut
Awak media ini mencoba menghubungi kadis dinas kesehatan Padang pariaman melalui whatsapp nya mengatakan

“Ya .. kegiatan sudah direncanakan sebelum adanya regulasi ini terbit dan yang ikut tetap jaga protokol kesehatan dan soal biaya tidak difasilitasi kantor, dan juga hal ini juga sebagai upaya silaturahmi dan lokasi yang dituju juga tetap melihat zona pandemi cobid19” kata kadis.

Sementara itu ( BKPSDM ) Drs Armeyn Ramkuti Msi dikonfirmasi melaluai whatsapp nya mengatakan.

“Waailikum salam, terkait dengan hal ini, maaf pak saya belum.mendapat informasi, edaran tersebut tidak melarang secara tegas untuk bepergian keluar daerah asal saja keperluan dalam hal mendesak yang tidak bisa dihindari tentunya dengan izin kepala daerah kalau urusan dinas bagi kepala OPD dan izin kepala OPD bagi staf dan harus mematuhi prokes, kemungkinan oknum Dinkes sudah izin dari pimpinannya pak, sebaiknya dikonfirmasi dulu dengan Kadinkes pak, wslm ( Ucapnya).

Sekda kabupaten Padang Pariaman provinsi Sumatera Barat mulai telpon pribadinya mengatakan dalam rekam suara nya dengan awak media ini!!!

( Zul Nazri )

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here