PAMSIMAS Timbulkan Konflik di Masyarakat Desa Sibaruang Karena Tidak Berpungsi

0
172

Mandailing Natal-Zonadinamikanews.com. Program nasional Penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (PAMSIMAS) kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara yang berada di desa Sibaruang kecamatan Siabu Madina terkesan sia-sia pengerjaannya dan belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat.

Sehingga proyek pembangunan (PAMSIMAS) ini menimbulkan konflik antar masyarakat desa Sibaruang. Dimana kebanyakan masyarakat setempat tidak puas atas bangunan tersebut.karena banyak memakan biaya pembangunan, namun hasilnya bisa dibilang tidak memuaskan dan asal-asalan.

informasi dari masyarakat setempat mengatakan kepada awak media zonadinamika news.com selama pembangunan proyek tersebut hingga selesai.air bersih yang mereka harapkan untuk keperluan sehari-hari sampai sekarang belum bisa mereka nikmati ke rumah mereka masing-masing.bahkan sebagian warga juga memprotes keras proyek Pamsimas tersebut karena kebanyakan warga tidak kebagian selang pipa ke rumah mereka untuk mendapatkan air bersih.

Temuan di lapangan media zonadinamika news bersama dengan tim LPAKN RI Mandailing Natal.menemukan bahwa pipa air tersebut hanya tersambung ke sebagian rumah yang berdekatan. Sementara rumah yang lainnya tidak kebagian. maka dari itu sejumlah warga lainnya memprotes keras kepala desa sibaruang karena diduga pilih kasih terhadap masyarakatnya sendiri.karena diduga masyarakat yang berduit yang kebagian pipa air bersih sementara yang kurang mampu diabaikan begitu saja oleh sang kades.

Bangunan kolam penampung air bersih Pamsimas tersebut terletak di pegunungan sekitar 3 km dari desa sibaruang. Dan menggunakan pipa yang berukuran berbeda. Pipa tersebut besar diawal dan semakin mengecil di ujung.sampai-sampai pipanya pun diganti dengan pipa pvc biasa berukuran 3/4 dan menggunakan pipa murahan. Padahal anggaran untuk bangunan tersebut dinilai sangat besar.

Dan yang paling disayangkan dari bangunan tersebut sudah memakan biaya yang sangat besar.tetapi sudah banyak mengalami kerusakan.mulai dari pipa pvc yang bocor karena menggunakan pipa murahan karena tidak kuat menahan beban air saat ujicoba pertama. padahal bangunan tersebut masih baru dan pembuatannya di tahun 2020 kemarin.

Baca Juga :  Kades Hurung Kampin Kapuas Bandel Dan Tidak Patuhi Maklumat Kapolri

Hingga saat ini masyarakat desa Sibaruang mengeluh atas proyek air bersih yang janjinya akan disalurkan ke setiap rumah tangga yang ada di desa sibaruang. Namun hasilnya tidak sesuai yang diharapkan dan semenjak bangunan tersebut selesai sampai sekarang baru sekali uji coba dan tidak pernah lagi digunakan sampai saat ini.

Karena saat uji coba pertama pipa pvc yang terbuat dari material plastik mengalami kebocoran akibat tidak sanggup menahan derasnya aliran air.demikian yang disampaikan oleh salah seorang warga yang dijumpai media zonadinamika dan tim dari LPAKN RI dilapangan hari Kamis kemarin.

Sementara itu ketua umum LPAKN RI Faisal Haris SH mengatakan kepada wartawan zonadinamika news.com Beliau berjanji mengusut tuntas kasus tersebut.

(Saepul)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here