Cerdas Pasti Pintar Tetapi Pintar Belum Tentu Cerdas

0
443

Oleh: PAULUS SARNO, S.Pd

 

Jaman sekarang ini, Banyak orang pintar yang memiliki kemampuan IQ terukur dan membanggakan dengan latar belakang pendidikan terpandang bahkan diperhitungkan.

Kemampuan IQ (intelektual question) identik dengan kemampuan cara berpikir setiap orang.,Namun jangan heran jika banyak sekali sekarang ini kita mengandalkan kemampuan intelektualitas.

Sementara kemapuan intelektual bukan semata-mata faktor pendukung untuk menjadi orang yang sukses. Dari kemampuan ini menurut para ahli-ahli rata-rata faktor pendukung untuk orang sukses dari kecerdasan IQ hanyalah 25%.

Nah yang menjadi pertanyaannya adalah, 75% untuk mendukung kesuksesan oleh apa?

Ternyata menurut para ahli dan cerita kisah-kisah orang sukses faktor paling penting untuk menentukan orang sukses adalah Kecerdasan Emosi atau EQ ( Emosional Question ). Kecerdasan emosi merupakan faktor utama orang itu sukses dan gagalnya karena jika kecerdasan emosional bisa dimanfaat secara baik maka dengan sendirinya kita sudah satu langkah yang paling berharga untuk menuju kesuksesan.

Salah satu contoh kisah sukses dari seorang penemu bola lampu yang tentunya tidak asing lagi di telinga kita ya,,,, dia adalah BPK. Thomas A. Edison.

Kisah tentang BPK Thomas sampai sukses bisa menciptakan bola lampu yang kita menikmati sampai saat ini, tentunya hal yang tidak mudah dengan kegagalan-kegagalan serta proses yang panjang dan berungkali dia mencoba, mencoba, dan mencoba terus bahkan sampai ribuan kali dia mencoba sehingga pada akhirnya sukses percobaannya sampai adanya terang dari bola lampu yang Dia ciptakan.,

Coba kita bayangkan, jika BPK Thomas putus asa apakah bola lampu bisa Dia cipta dan temukan?
Kita sering kali baru coba dua tiga kali gagal sudah putus asa, sehingga jangan heran kadang apa yang kita coba jarang untuk bisa terealisasikan.

Baca Juga :  Kejahatan Paling Keji adalah Pencurian Kak Rakyat Kecil oleh Pejabat

Kalau kita lihat bahwa, BPK Thomas benar-benar memanfaatkan kecerdasan emosional untuk bisa menciptakan hal yang baru dan sangat berharga untuk kepentingan manusia di planet bumi ini.

Semoga kita sebagai generasi penerus bisa mencotohkan kehidupan bapak Thomas atau pengalaman-pengalaman orang sukses sebelumnya sebagai bahan pembelajaran yang berharga bagi kita untuk masa kini dan masa depan.

Dari kedua kecerdasan di atas IQ dan EQ tentunya harus ada alat kendali agar kita mampu mengontrol semua pikiran maupun emosi sehingga tidak tidak terjadi kegagalan yang permanen tetapi justru sebaliknya menghantarkan kita kepada pintu kesuksesan.

Apakah dia sebagai pengontrol itu?

ya….itulah yang disebut dengan SQ atau Spiritual Question ( Kecerdasan Spritual ) karena sepintar apapun dan sebaik-baiknya kita tetaplah kita manusia yang memiliki daging yang lemah oleh karena itu, tetaplah kita mengandalkan sang Pencipta sebagai sumber dari segalanya.

(Penulis adalah tenaga pengajar atau Guru di SDI Pejek Kotakomba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here