Petrus Pape ; Program Kerja Yayasan FREN Bantu Kami Yang Ada di Desa

0
120

Ende, zonadinamika.com. Petrus Pape kepala desa Tiwu Tewa kecamatan Ende Timur Kabupaten Ende Flores NTT, kamis ( 12/11/2020 ) di Kantor desa Tiwu Tewa mengungkapkan Program kerja Yayasan FREN sangat membantu kami para orang tua anak khusunya masyarakat desa saya.

Sebagai Mitra kami patut berterima kasih dan apresiasi setinggi tingginya 20 tahun yang lalu Sebelum nya KLPAMF dan Sekarang FREN begitu banyak bantuan fisik buat kami dan salah satu nya yang terus kami rawat dan jaga adalah lembaga PAUD eksis hingga saat ini.

Mengapa saya katakan sangat membantu ? Saya mengikuti beberapa kali kegiatan terkait program kerja FREN konsep dan gagasan luar biasa.

FREN fokus pada isu strategis yakni perlindungan dan pemberdayaan Anak dan remaja, bahkan hingga orang tua anak. Ini luar biasa pak…ungkap kades Tiwu Tewa saat di kunjungi awak media di ruang kerjanya.

Sebagai kepala desa saya sudah adopsi dan minta agar program FREN bisa berintegrasi di wilayah kami. Demi masa depan Anak saya dukung, selagi ada regulasi dana desa kenapa tidak buat Anak anak, buat masa depan mereka? Cetusnya.

Ini peluang baik pak dan salah satu program yang sudah mulai jalan adalah Lopo Cerdas. Di Lopo Cerdas anak anak belajar tentang kecakapan hidup dan Literasi Keuangan. Sejak usia SD mereka sudah di bentuk saya percaya di usia remaja mereka mampu untuk beradaptasi. Hari sabtu ( 13/11/2020 ) FREN akan hadir di tempat ini juga untuk penguatan kapasitas orang Muda desa Tiwu Tewa ini sangat positif ungkap petrus.

Kita ketahui bersama bahwa usia remaja itu kritis usia dimana mereka ingin tau lebih banyak baik positif maupun negatif, saya kuatir jika banyak yang negatif oleh karena itu saya coba membentuk mereka dalam wadah Lopo Cerdas sehingga dalam kemitraan bersama FREN hadir untuk penguatan kapasitas fasilitator desa.

Baca Juga :  Mlaku Bareng TNI - Polri - Pemda dan Masyarakat

Saya sudah usulkan melalui dana desa untuk tahun 2021 insentif bagi fasilitator Lopo cerdas. Kita siapkan itu pemerintah bersama BPD alokasikan itu dan itu di dukung oleh masyarakat desa.

Secara terpisah Kordinator Wilayah Ende ( Korwil ) yayasan FREN Polikarpus W. Wanda membenarkan bahwa roh dari FREN adalah perlindungan anak. Banyak sekali masyrakat desa di kampung kampung masi berlakukan kekerasan pada anak. Nah kami hadir dalam menyiapkan sumber daya orang tua dalam pengasuh anak – anak nya, menyiapkan masa depam anak dengan program program menarik seperti Pengasuhan Responsif bagi orang tua anak usia 2 – 5 tahun, Pengasuhan Positif bagi orang tua anak usia 6 – 14 tahun , Pendidikan Kecakapan Hidup dan Literasi Keuangan ( PKH-LK) bagi anak – anak usia 6 – 14 tahun , Forum anak dan Karang taruna bagi anak anak maupun remaja usia 15 – 24 tahun.

Sebagai Lembaga yang bergerak di bidang kemanusian tentunya kami sangat mengharapkan dukungan dari semua pihak baik di tingkat desa maupun di Kabupaten. Untuk sementara isu strategis soal anak di Kabupaten Ende masi datar saja. Semoga kedepan makin banyak pemerintah desa yang sudah memikirkan soal isu ini pungkas Polikarpus. (zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here