Hidroponik, Solusi Bercocok Tanam di Lahan Sempit

0
49

Jateng–Zonadinamikanews.com. Mahasiswa KKN Reguler Dari Rumah angkatan ke-75 UIN Walisongo Semarang melakukan kegiatan bercocok tanam dengan cara hidroponik di Dusun Nambuhan Desa Nambuhan Kecamatan Purwodadi, Selasa (17/11/2020).

Bercocok tanam hidroponik ini marak dilakukan oleh masyarakat perkotaan. Sistem hidroponik menjadi pilihan untuk bercocok tanam di lahan yang terbatas dan dapat menambah peluang ekonomi. Dengan bercocok tanam secara hidroponik tanaman yang dihasilkan akan bebas hama dan pestisida serta lebih mudah dikontrol kebersihannya.

“Saya mengajak warga untuk belajar bercocok tanam secara hidroponik karena caranya yang mudah dan sayuran yang dihasilkan pun lebih sehat sebab bebas pestisida,” ujar Mahmudah, salah satu Mahasiswi KKN UIN Walisongo.

Teknik hidroponik yang dilakukan ini menggunakan alat dan bahan sederhana yang dapat diperoleh di sekitar rumah seperti botol bekas, gelas plastik bekas, dan kapas atau spons. Caranya membuatnya pun cukup mudah.

Warga dapat menanam tanaman yang menghasilkan untuk kebutuhan dapur termasuk sayuran seperti kangkung, bayam, cabe, tomat dan dapat juga menghasilkan tanaman herbal seperti kemangi.

Bahkan apabila sudah memenuhi kebutuhan, kelebihan tanaman yang dihasilkan dapat dijual.
Salah seorang warga, Suhartini mengaku merasa senang dapat belajar bercocok tanam dengan cara hidroponik karena dapat menghasilkan sayuran yang lebih sehat. Selain itu, kegiatan ini dapat mengisi waktu luang dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah.

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat setempat sebagai sumber kebutuhan pangan dan dapat meningkatkan pendapatan keluarga. (zdn)

Baca Juga :  Pengemudi di Purwakarta Dapat Service Dari Satpol PP Cantik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here