Terhimpit Ekonomi,Bocah Ini Harus Turun ke Jalan Jualan Sayur

0
149

Mangarai Timur,NTT Zonadinamikanews.com.Semangat dan daya juang atas dasar terlahir dari keluarga sederhana serta terhimpit keadaan ekonomi yang serba kekurangan membuat dirinya terus berusaha.

Boca kecil itu bernama Marsi, asal cambir kelurahan ranaloba kecamatan Borong, dan saat in Bucah tesebut kini berada Kelas 2 di SMPN 1 Borong dan menghabiskan waktunya setelah pulang sekolah dengan menjual sayur.

Berdasarkan hasil wawancara media lensatimur.net sabtu 07 november 2020, depan polsek borong boca kecil ( Marsi) yang kini berumur 13 tahun tersebut mengatakan “Bahwa dirinya setelah pulang sekolah bertemu dengan pemilik sayur untuk dijual dan sayur hasil lobinya itu dirinya menjual sekitar kota Borong.” Tuturnya

Setiap hasil jualannya jika sayurnya terjual habis maka upah yang didapat senilai Rp 15.000-20.000.

Lebih lanjut ia katakan bahwa Berdasarkan apa yang dialaminya selama ini bahwa begitu banyak kendala yang dialaminya seperti harus berjalan kaki dengan teriknya panas mata hari dan juga terkadang kurangnya minat pembeli dan apalagi kalo pada saat musim hujan terpaksa berhenti sementara untuk melakukan penjualan.

Setiap kali melakukan penjualan sang bocah membawa 50 sampai 100 ikat.Setiap ikat dijual dengan harga Rp.5000.Sayur yang dijualnya itu bukan miliknya melainkan Borok orang punya sayur.

Apabila sayurnya itu tidak terjual habis maka tidak ada upah baginya dan juga apabila tidak ada pemilik sayur yang mau dijual maka dirinya merasa kesal karena tak ada hasil yang mau didapat. Uang hasil jualanya tersebut diberikan kepada kedua orang tuanya.

(Hbertus Basri)

Baca Juga :  Bayi lahir dengan 2 Torso, 4 Lengan dan 4 Kaki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here