BLT di Maumere NTT Tersunat, Warga Protes

0
84

Maumere ZonaDinamikanews.com. Beberapa warga kecamatan Doreng Kabupaten Sikka NTT mempertanyakan besaran Dana bantuan yang mereka terima pada hari ini Rabu, 18 November 2019 di Kantor Camat Doreng.

Dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Dari Kabupaten Sikka yang diperuntukan bagi warga yang terkena dampak pandemi covid 19 ini dibagikan langsung oleh pihak kantor Pos kepada warga kecamatan Doreng di depan kantor camat Doreng.
“Bantuan hari ini diterima dua jenis yakni Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Langsung Tunai ( BLT) ” kata Perwakilan dari kantor pos Maumere.

Warga yang datang menerima bantuan BLT Kabupaten ini merupahkan warga yang belum sama sekali mendapatkan bantuan jenis apapun selama pandemi covid berlangsung.

Beberapa warga yang ada setelah menerima dana bantuan langsung mengeluhkan besaran dana yang mereka terima dimana mereka diinformasikan dari pihak dusun bahwa mereka hari ini menerima Rp. 1.800.000 karena mereka belum pernah menerima dari tahap pertama , namun kenyataanya mereka hanya menerima Rp.900.000.

Mereka pun kebingungan dan merasa seperti adanya ketidakadilan dimana warga lain sudah menerima tahap 1 dengan jumlah penuh sedangkan mereka yang selama ini belum pernah menerima apa – apa tapi dalam kenyataan mereka hanya menerima sebagian dan itupun mereka tidak mengetahui bantuan itu merupahkan bantuan tahap berapa yang mereka terima.

Salah seorang warga yang berasal dari desa wolomotong atas nama Hermus Heri yang sempat ditemui media mengatakan bahwa” kami ini belum pernah terima bantuan, diberitahu kalau hari ini kami terima dengan besaran satu juta delapan ratus ribu rupiah dalam kenyataan kami hanya menerima sembilan ratus ribu rupiah” sedangkan mereka yang lain sudah terima dan terimanya utuh mengapa kami hanya sebagian tambahnya.

Baca Juga :  Karena Ijasah Palsu Kades, 2 Warga Desa Mahuitas Datangi Polres Belu

Hermus mengatakan bahwa ini ada warga yang baru terima BST tapi langsung juga terdaftar untuk menerima bantuan lainya seperti PKH. ia juga mengharapkan agar pemerintah bisa memberikan dan atau menggenapi bantuan mereka karena kita ini sama- sama warga masyarakat Indonesia namun mengapa mereka yang duluan pada periode lalu terimanya utuh namun mengapa kami hanya sebagian tandasnya.

Sementara itu Sekretaris Desa Wolomotong, Bapak Arkadius yang sempat dimintai keterangan melalui telepon seluler terkait warganya yang mengeluhkan besaran bantuan ini menyampaikan bahwa ” kami hanya memfasilitasi mereka untuk mendapatkan bantuan tetapi untuk besaran bantuanya itu kami tidak mengetahui karena itu dana kabupaten yang pastinya disesuaikan dengan keuangan daerah” Sehingga kalau besaran yang dibagikan oleh pihak pos dan Giro dengan angka seperti itu berarti sudah disesuaikan dengan keadaan keuangan daerah tambahnya.

(Marianus Surya K)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here