Willybrodus Bei Ou ; Ada Apa Dibalik Wacana Pembangunan Waduk Lambo di Nagekeo ?

0
532

NAGEKEO. Zonadinamikanews.com – Willybrodus Bei Ou Sekretaris Forum Penolakan Pembangunan Waduk Lambo ( FPPWL ) Sabtu ( 14/11/2020 ) melalui Media ini menegaskan bahwa hingga saat ini FPPWL masi solid menolak Lokasi Pembangunan Waduk Lambo di Nagekeo.

Penolakan pembangunan waduk Lambo di Kabupaten Nagekeo Flores NTT sesungguhnya sudah terjadi sejak tahun 2002 saat itu Kabupaten Nagekeo masih bergabung di Kabupaten Ngada.

Dasar penolakan kami sangat jelas bahwa lokasi yang di rencanakan di Lowose untuk membangun Sebuah waduk sangat merugikan bagi kami masyrakat tiga desa, sebagai masyrakat kami bukan anti pembangunan, di balik penolakan kami juga menawarkan berbagai solusi dan alternatif apa sih kekurangan kami’ maunya apa Pemda Nagekeo? geram wily. yang menjadi miris tawaran kami tidak di indahkan namun Pemerintah Nagekeo terus memaksakan untuk melakukan pengukuran.

Ada apa di balik wacana pembangunan waduk Lambo di Nagekeo? Padahal pemda Nagekeo sudah tau betul bahwa masyrakat tiga desa yang terdampak langsung sangat solid untuk menolak.

Terkait pengukuran tanah yang dilakukan oleh tim gabungan dari Pemda Nagekeo, Willy secara tegas mengungkapkan, Masyarakat Adat Rendu, Ndora dan Lambo yang terkena dampak tidak akan pernah memberikan ruang kepada tim pengukur tanah untuk melakukan pengukuran tanah di lahan milik mereka. Namun jika ada nama dan lahan yang tercatat dalam dokumen pengukuran tanah maka patut diduga keabsahan dari dokumen tersebut.

“Kami, masyarakat terkena dampak tidak ada satu pun yang mengizinkan tanahnya diukur oleh tim pengukur, tetapi jika ada nama yang tercatat dalam dokumen pengukuran tanah maka kami menduga ada manipulasi data oleh tim pengukur yang turun mengukur tanah,” tegas Wily

Lanjut Wily cerita tentang dinamika waduk Lambo panjang pak. kami masyrakt kecil sungguh merasakan itu, ada yang coba untuk menakut nakutkan kami, lebih baik terima kamu tidak bisa lawan Pemerintah itu polisi tentara banyak tu ucap wily

Baca Juga :  Tokoh Lintas Agama Bersuara, Dukung Program Kapolres Nias

Perjuangan kami murni untuk kehidupan kami dan masa depan anak cucu dan melanjutkan perjuangan sejak tahun 2002 jadi Kami tak pernah mundur dan takut pak untuk memperjuangkan dan mempertahankan hak hak kami. Kami sadari betul bahwa tanah tidak akan pernah melahirkan, apalagi di atas lahan tersebut memiliki sejuta potensi baik yang sudah kami nikmati maupun untuk masa depan Anak cucu.

Melalui Media ini juga perlu saya sampaikan bahwa apapun strategi pemda Nagekeo kami Masyrakat Adat yang tergabung dalam Forum Penolakan hingga saat ini dan sampai kapanpun kami tidak pernah mundur untuk memperjuangkan hak kami.

Untuk semua Elemen yang berurusan dengan waduk Lambo dari Pusat hingga Kabupaten perlu saya sampaikan stop sudah untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan waduk Lambo di Nagekeo. Masi terlalu banyak agenda penting yang bapak bapak/ ibu ibu prioritaskan.

Jika ada yang menyampaikan bahwa tidak ada masalah itu hanya sebagai pemanis saja agar bapak bapak/ ibu ibu di tingkat atas percaya. Fakta Lapangan tidak seperti itu.

Kami terus mengawal walau pemerintah Nagekeo tahu benar bahwa saat sekarang adalah musim hujan dimana kami masyrakat terkena dampak adalah mayoritas petani sesungguhnya konsentrasi untuk bertani, namun kami harus berbagi waktu untuk menjaga agar tidak ada tim yang menyerobot untuk melakukan pengukuran pungkas Wilybrodus. (zdn )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here