Program Tanam Jagung Panen Sapi. KWT Sinar Tani Sangat Antusias

0
203

NTT,Zonadinamikanews.com-Tanam Jagung Panen Sapi adalah salah satu program Gubernur Nusa Tenggara Timur, Bapak Viktor Bungtilu Laiskodat Periode 2018-2023. Program ini adalah salah satu program di bidang pertanian lahan kering. Karena itu, pertanian lahan kering seperti Jagung perlu dikembangkan di Wilayah Provinsi NTT.

Menindaklanjuti program tersebut pemerintah Kabupaten Manggarai Timur melalui Dinas Pertanian sangat antusias dengan program tanam jagung panen sapi atau biasa disingkat TJPS

Kegiatan Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS) oleh kelompok wanita Tani (KWT) Sinar Tani, Desa Golo Ndele Kecamatan KotaKomba, (Rabu/11/11/2020).

Kelompok Wanita Tani (KWT) Sinar Tani Sangat mendukung dengan program yang dicanangkan oleh Gubernur NTT, dimana sebagian besar lahan pertanian dimanggarai timur adalah lahan kering.

Berdasarkan pantauan media ini kelompok tani wanita sinar Tani Wihelmina Sarynaso Selaku Ketua Mengatakan “Saya merasa bangga dengan adanya kegiatan tanaman benih berkomoditi jagung Hibrida bisi 228.”

“Kelompok wanita tani (KWT) sinar tani yang beranggota 15 orang sangat semangat sekali dan antusias menerima program ini.” Tutur Wihelmina

KWT Sinar Tani dibentuk sejak tanggal 31 Mei 2020 dan beranggota 15 orang berdasarkan kesepakatan dari seluruh anggota dan disetujui PPL Pendamping Desa Golo Ndele.

Febrianus Sunarsi PPL Pendamping Desa Golo Ndele Mengatakan “Program ini adalah program khusus yang datang pertama kali dari Gubernur NTT untuk pemberdayaan masyarakat di tengah musim pandemi Covid-19.” Tuturnya

Lanjut Febrian “Dengan adanya program ini semoga membawah peningkatan ekonomi di bidang pertanian terlebih khusus di kelompok KWT Sinar Tani yang ada didesa Golo Ndele” Ungkap Febrian

program TJPS KWT sinar Tani mau menerima perubahan dalam tata cara penanaman dan jenis benih jagung yang ditanam.Jenis benih yang disalurkan ke KWT Sinar Tani yaitu jagung hibrida bisi 228.

Baca Juga :  Menteri Kelautan dan Perikanan Anggarkan Rp 305 Miliar Untuk Bangun Kawasan Perikanan Terpadu

Didepan anggota KWT Sinar Tani Pendamping Program TJPS Florentina Masa menjelaskan “Cara menanam Jagung Hibrida visi 228 menggunakan double trek., yang artinya dalam tata cara ini setiap jarak dari baris pertama ke baris kedua menggunakan aturan atau ukurannya.”

Lanjutnya dari jarak antara baris 1 ke baris 2 =40 cm dari baris 2 ke baris 3 = 80-90 cm dan jarak tanamnya dari titik 0 ketitik 1 = 40 cm, dan dari titik 1 ke titik 2 = 20 cm, dari titik 2 ke titik 3 = 40 cm kembali, jumlah biji perlubang adalah 1 (satu ).

Florentina mengharapkan kepada masyarakat jangan pernah patah semangat karena setiap program yang ada datang melalui kelompok bukan melalui perorangan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir penyuluh pertanian lapangan (PPL),BPP Kecamatan Kota-Komba dan pendamping program TJPS (Tanam Jagung Panen Sapi) serta Semua anggota KWT Sinar Tani.

Penulis : Hubertus Basri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here