Oknum Pejabat Mental Penjahat Berkeliaran di Dinas Capil Padang Pariaman

0
462

Padang Pariaman-Zonadinamikanews. Gerakan dugaan pungutan liar yang dilancarkan oleh oknum staf di Catatan Sipil dan Kependudukan Padang Pariaman diduga atas restu sang atasan, sehingga gerakan yang dugaan penipuan pada masyarakat tersebut tidak mendapat respon yang serius dari kepala dinas catatan sipil.

Bahkan ketika wartawan ini menantang sang kadis untuk menunjukan bukti perlakuan jahat stafnya tersebut, sang kadis berusaha mengelak dengan alasan bahwa pihaknya mempunyai mekanisme pengendalian intern.

Seperti apa menanisme pengendalian tersebut belum jelas, pasalnya tindak kejahatan yang dilancarkan oleh anak buahnya tersebut masih berjalan mulus dengan memperalat pihak Nagari.

Ketika di tanyakan akan tanggungjawab atas perbuatan anak buahnya, sang kadis dan menunjukan bukti sang kadis menjawab “Tidak perlu pak. Tim kami akan segera menindaklanjuti dari berita ini. Kami ucapkan terima kasih atas pengawasannya thd publik” jawab M. FADHLY S, AP, MM Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan
melalui pesan singkat.

Kami punya mekanisme pengendalian intern, terima kasih atas masukannya sebagai bagian untuk membangun pelayanan publik yg lebih baik. Akan menjadi bahan bagi kami untuk mrmbangun pelayanan publik di Padang Pariaman yg lebih baik. Jawabnya lagi.

Diberitakan sebelumnya, praktek pungutan liar yang dilancarkan oknum dinas catatan sipil tidak beda dengan gaya penjahat yang seakan tidak gentar akan penegakan hukum yang berlaku. Namun perilaku kotor oleh oknum tersebut seakan di biarkan oleh sang atasan,dan patut diduga akibat adanya setoran.

Dugaan lemahnya tindakan oleh sang Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan dibawah komando M. FADHLY S, AP, MM, karena tidak berani melihat bukti perbuatan jahat oleh anak buahnya, padahal sebelumnya sang kadis saat di konfirmasi via pesan singkat di aplikasi whatsApp memberikan jawaban secara datar dan mengatakan

Baca Juga :  Kondisi SDN 065 Simanondang Sangat Memperihatinkan, Dana Pemelihraan Sekolah dipertanyakan

“Suratnya dikirim sj ke kami pak, nanti kami balas, Informasinya kami tindaklanjuti dulu, Jika ada surat laporan masy, kami akan akan lebih mudah melakukan verifikasi, Terima kasih atas informasi ini, Kami juga mempunyai proses pengendalian internal melalui Komite Etika, ini bahan bagi kami untuk menindaklanjuti, Sekali lagi terima kasih atas informasinya ya pak, Iya, nanti kami konfirmasi setelah melakukan verifikasi kepada staf yg dilaporkan”.

Modus operandi yang dilancarkan oleh oknum capil, dengan memakai kaki tangan atau memanfaatkan petugas Nagari, oknum dinas catatan sipil dan kependudukan nekat, menentukan harga melalui catatan yang beritakan pada petugas Nagari, sekaligus bukti terimah barang lengkap dengan harga-harga barang yang harus di jual pada masyarakat yang mengurus KTP dan Kartu Keluarga dan dokumen lainya.

Menurut Zaherman Ketua LSM GPRI Sumbar, modus ini hanya untuk mengibulin masyarakat demi mencari keuntungan di luar kewajaran hal diduga keras dilakukan S/B dengan dalih menjual pelengkap dokumen negara.Oleh sebab itu oknum capil jangan belajar untuk pintar ngibulin masyarakat.

Pasalnya, oknum dinas capil Padang Pariaman berinisial ( S/B ) itu telah menjual Plastik KTP Rp 2,000/ Lembarnya Dan Plastik KK Rp 3,000/ Lembarnya kalau mebeli dua plastik KK nya dikenakan Rp 5000.

Pegawai inisial ( S/B ) datang kekantor nagari Dan menyuruh pegawai Nagari menjual Plastik ktp/kk/akte/map tulang dll . S/B menyapaikan Kepada oknum pegawai nagari bahwa penjualan plastik itu sudah peraturan dari pemerintah tanpa menyebutkan pemerintah yang mana yang di maksud.

( Zul Nazri )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here