Mafia Pemalsu Dokumen Diduga Bersarang di BPN Jakarta Timur

0
53

Jakarta-ZonadinamikaNews.com.Mafia pemalsuan dokumen tanah yang disinyalir bekerjasama dengan oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional di Jakarta Timur di duga bergentayangan, tanpa adanya tindakan dari kepala BPN.

Akibat ulah oknum-oknum tersebut, Moer Bin Noein Hasan Basri selaku ahli waris merasa di rugikan oleh oknum-oknum tersebut.Banyak pihak menduga, aksi ini tidak terlepas dari peran kepala kantor BPN, sehingga korban tidak kunjung mendapatkan kepastian hukum atas penerbitan SHGB No 03329 yang disinyalir hasil dari tulisan tangan jahat di BPN.

Diberitakan sebelumnya, Dugaan praktek jahat yang diperankan oleh oknum Badan Pertanahan Nasional di Jakarta Timur terkait penerbitan SHGB No 03329 atas nama A R .membuat masyarakat yang merasa dirugikan jadi berang bahkan akan melakukan perlawanan dan siap membongkar kelakuan oknum BPN tersebut.

Oknum BPN Jakarta Timur dan kroninya WN.SB.IM.TN yang dituding oleh Moer Bin Noein Hasan Basri selaku ahli waris menegaskan bahwa dirinya tidak terimah atas tindakan jahat yang akhirnya merugikan pihaknya dan kasus ini akan dilanjut sampai dimanapun.

Demikian ditegaskan oleh Moer Bin Noein Hasan Basri kepada Zonadinamika News.com, seraya menambahkan Ahli waris akan membongkar sampai ke akar akarnya permasalahan ini siapa aja yg terlibat dalam penerbitan SHGB tersebut ungkapnya.Hukum panglima tertinggi siapapun depan hukum sama kedudukanya jelas ahli waris Moer Bin Noein Hasan Basri

Seperti diketahui, Penerbitan sertifikat SHGB No 03329 lokasi lahan di Rawamagun Kecamatan Pulogadung l dipaksakan oleh oknum BPN dan diduga membuat Nota kesepaktan tanggal 11 May 2020 silam Pihak Ahliwaris meminta kepada aparat penegak Hukum Polda Metro Jaya memeriksa siapa saja yang terlibat dalam penerbitan SHGB lahan tersebut secara terang benderang dan harus ditindak sesuai dengan Hukum yang berlaku jelas ahli waris.

Baca Juga :  PT. KSS Tutup Proyek Pemerintah,Petani Terencam Tidak Berkebun

Penerbitan SHGB No 03329 a/n A R telah membuat nota kesepakatan notulen tanggal 11 Mei 2020 dan SHGB terbit tanggal 15-01-2020 ungkap ahli waris.

Menyikapi atas peristiwa ini,media yang menyurati Kepala Kantor BPN Kota Adminitrasi Jakarta Timur dengan nomor Surat Konfirmasi Tanggal 19 Oktober 2020 No 081/LM/RED/ namun sampai berita ini dimuat belum ada jawaban dari pihak BPN Jaktim.

Bungkamnya pihak BPN Jakarta Timur telah menunjukan adanya dugaan melakukan perlindungan pada oknum BPN yang disinyalir melakukan kejahatan hukum. Dan untuk menangkis tudingan tersebut diharap pihak BPN membuka diri agar masalah ini bisa terang benderang permasalahan.

Dan pihak ahli waris Moer Bin Noein dan Hasan Basri sangat menyangkan . ada apa dengan pihak BPN SHGB bisa diterbitkan jelas ahli waris

Diakui pihaknya selaku ahli waris sudah mendaftar Sertifikat melalui jalur Reguler /Normal . dalam pengukuran fisik dilokasi pihaknya juga tidak setuju namun hal ini dipaksakan oleh pihak BPN untuk penerbitan SHGB lahan tersebut (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here