Lurah Pisangan Baru Jaktim Tidak Berani Tertipkan Bagunan Tower Yang Diduga Tidak Punya Izin

0
120

Jakarta-Zonadinamikanews.com.Tuti Sugihastuti Lurah Pisangan Baru, Kecamatan Mantraman Jakarta Timur  tidak punya nyali menertipkan bangunan menara yang diduga keras menggunakan izin kadaluarsa.Walaupun Tuti Sugihastuti mengakui, bahwa pihaknya tidak perna melihat dokumen perizinan akan pembangunan tower tersebut.

‘Sampai saat ini, kami tidak memiliki dokumen sama sekali dalam pembangunan tower tersebut”tegas Tuti Sugihastuti Lurah Pisangan Baru.
16/11 di ruang kerjanya” beberapa waktu lalu.

Bahkan saat itu, Tutu Sugihastuti mengutus sekretaris kelurahan bersama bagian sarana dan prasarana melakukan cek ke lokasi, namun sangat di sayangkan, hal itu hanya sebatas kontrol namun tidak berani melakukan tindakan demi tertipnya administrasi di wilayah kepemimpinannya.

Patut di curigai, ibu Lurah ini tidak punya nyali melakukan penegakan hukum di wilayah hukumnya, hal itu duga ada yang tidak beres pada dirinya lurah yang satu ini, yang sebelumnya berjanji akan memanggil pihak- pihak atau anak buahnya yang meloloskan pembangunan tower yang diduga keras tidak mengantongi izin tersebut.

” Kami memang salah dan kurang teliti dalam dokumen tersebut,yang ternyata  sudah tidak berlaku, bahkan dalam isi surat atau dokumen tersebut ternyata banyak yang di rekayasa, setelah mengetahui begini, kamipun tidak terima semua ini, kami tidak mau korban pembodohan pihak PT.Tower, kami akan hentikan dan harus di bongkar, kami tidak mau tau, harus di bongkar,sebab secara tidak sengaja kami selaku petugas lingkungan sudah membohongin masyarakat demi perusahaan, disini kami tidak, soal uang yang mereka berikan dan yang kami Kasikan pada masyarakat, biarkan saja mereka sendiri yang narik, karena mereka sendiri yang mulai kekacauan ini” terang Suswanto ketua RT.013 pada wartawan dan didampingi Mahbud ketua RW.013.

Baca Juga :  Rehap SMPN 3 Cikut Tidak Sesuai RAB,Kabid Bangunan Menghindar

Pihak Bali Tower mengatakan akan membangun tower CCTV, dan ternyata dokumen yang dikirim ke kami dengan bentuk file pdf, tertulis dalam dokumen bergerak dalam tower seluler. Pada pada poin 4 surat pernyataan yang dibuat Bali Tower.

Surat pernyataan bali tower no.262/BTS-SITAC/XI/20, site id 70460, site name:Pisangan baru,alamat Pisangan baru Utara,kelurahan Pisangan baru,kecamatan mantraman Jakarta timur.

Dan dalam poin 4 surat pernyataan tersebut, perseroan ini menyatakan untuk frekuensi yang ada, tidak berpotensi mengganggu frekuensi TV yang berada di lingkungan sekitar lokasi secara proporsional.fakta dilapangan tower yang dibangun adalah tower seluler, Ujar Suswanto.

Dugaan pelanggaran lainya, sesuai surat penegasan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor: 18 Tahun 2009; Nomor: 07/Prt/M/2009; Nomor: 19/Per/M.Kominfo/03/2009; Nomor: 3/P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi (“Peraturan Bersama Menteri”).

Surat keputusan kepala badan pelayanan terpadu satu pintu provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta no.05/513/31/1.917/2015, yang dikantingin oleh PT Bali Towerindo Sentra Tbk dalam pembangunan tower tersebut sudah tidak berlaku lagi,sebab dalam surat tersebut ditegaskan, bahwa masa berlaku hanya 90 hari.dalam surat izin tersebut juga disebutkan,tentang perizinan penempatan bangunan pelengkap tiang mikro seluler. Dan bukan untuk CCTV seperti yang disampaikan pada masyarakat.

(Yanti/Santo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here