LSM GPRI DPD Sumut:Disdik Simalungun Sengsarakan Murid Dalam Belajar?

0
161

SimalungunZonadinamikanews.com.Ketua LSM GPRI DPD Sumut, Jhon Girsang menegaskan, bahwa Buku pelajaran adalah acuan wajib yang dipakai di sekolah yang memuat materi pembelajaran dalam peningkatan keimanan dan ketakwaan, budi pekerti dan kepribadian, kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, kepekaan dan kemampuan estetis, potensi fisik dan kesehatan yang disusun berdasarkan standar.Selain itu, buku pelajaran merupakan sumber yang akan memberikan kita ilmu.dan bisa membantu kita untuk sukses, Buku pelajaran merupakan, buku yang berisi materi tentang satu atau lebih bahasan bab di pelajaran. Biasanya juga dilengkapi dengan latihan soal.

Lalu bagaimana murid sampai bisa kesulitan mendapatkan buku paket untuk belajar di SMPN 1 Pamatang Silimahuta Simalungun Kesulitan Buku.
Sementara dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) jelas setiap tahun ada anggaran untuk belanja buku.

Jhon Girsang menambahkan, Kami melakukan investigasi juga mendapat pengakuan dari orang tua siswa  di berbagai dusun bahwa siswa sangat kewalahan untuk mengambil buku kesekolah, para anak didik belum mendapatkan buku pelajaran tersebut.

Dan  pada 11 November 2020 tim Investigasi LSM GPRI DPD Sumut melakukan wawancara  kesiswa dirumah siswa terkait kelengkapan buku pelajaran yang mereka miliki, lalu para siswa mengatakan kami masih kongsi kingsi.

Bagikan ke teman2 mu dan jgn lupa subcribe ya brow

Kondisi para siswa yang prihatin dalam belajar ini, GPRI mencoba mengimformasikan ke kepala dinas pendidikan Simalungun  Elfiani Sitepu juga dengan  Kabid SMP melalui whatsApp, oknum pejabat ini koh Mala diam dan tidak merespon sama sekali.terang Jhon Girsang.

Diamya kedua pejabat ini menimbulkan kecurigaan,seakan kuat dugaan adanya persekongkolan antara kepala dinas dan kepala sekolah yang menghambat dan menyengsarakan para anak didik di SMP N 1 Pamatang Silimahuta untuk belajar.

Baca Juga :  PT.SGN Rusak Infrastruktur, Pemerintah Merangin Tidak Nyali Tegur Pengusaha

Jhon F Girsang Menilai disin kinerja kepala dinas pendidikan tidak maksimal, katanya pada zonadinamikanews.searaya menambahkan,Kepedulian pemerintah pusat untuk mencerdaskan anak bangsa dengan mengucurkan dan BOS kuat dugaan telah disalahgunakan oleh pengguna anggaran salah satu sekolah di SMP Negeri 1 Pamatang Silimahuta dibawah komando  P Damanik selaku kepala sekolah,sehingga sejumlah siswa harus korban alias sengsangsara dalam belajar.

Dan kinerja kepala dinas pendidikan yang terkesan tidak peduli dengan anak didik, menambah kondisi pendidikan di Simalungun semakin amburadul.dan selayaknya Pemerintah kabupaten Simalungun  JR Saragi mencopot jabatan kepala dinas dan kepala sekolah SMPN 1 Pamatang Silima huta.

Karena Sesuai dengan anggaran yang diterima sekolah pada tahun ini semua siswa seharusnya  sudah memiliki buku satu siswa satu buku per bidang studi.dan tindakan kepala sekolah SMP N 1 Pqmatang Silima Huta telah mencemari Dunia Pendidikan namun kepal dinas tidak respon. Tegas ketua LSM GPRI DPD Sumut Jhon Girsang .

(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here