Kontraktor Pakai Izin Kadaluarsa Untuk Bangun Tower Di Pisangan Baru Jaktim

0
179

Jakarta-Zonadinamikanews.com.Mahbub ketua Rukun Warga dan Suswanto ketua Rukun Tetangga Ketua Rukun Tetangga mengaku merasa di Kibulin oleh pihak PT.Bali Tower, pasalnya dokumen yang di berikan pada kami ternyata dokumen kadaluarsa, untuk saja wartawan Zonadinamikanews ini memberitahukan pada kami, kalau tidak bisa kebablasan.

” Kami memang salah dan kurang teliti dalam dokumen tersebut,yang ternyata  sudah tidak berlaku, bahkan dalam isi surat atau dokumen tersebut ternyata banyak yang di rekayasa, setelah mengetahui begini, kamipun tidak terima semua ini, kami tidak mau korban pembodohan pihak PT.Tower, kami akan hentikan dan harus di bongkar, kami tidak mau tau, harus di bongkar,sebab secara tidak sengaja kami selaku petugas lingkungan sudah membohongin masyarakat demi perusahaan, disini kami tidak, soal uang yang mereka berikan dan yang kami Kasikan pada masyarakat, biarkan saja mereka sendiri yang narik, karena mereka sendiri yang mulai kekacauan ini” terang Suswanto ketua RT.013 pada wartawan dan didampingi Mahbud ketua RW.013.

Pihak Bali Tower mengatakan akan membangun tower CCTV, dan ternyata dokumen yang dikirim ke kami dengan bentuk file pdf, tertulis dalam dokumen bergerak dalam tower seluler. Pada pada poin 4 surat pernyataan yang dibuat Bali Tower.

Simak vidionya disin

Surat pernyataan bali tower no.262/BTS-SITAC/XI/20, site id 70460, site name:Pisangan baru,alamat Pisangan baru Utara,kelurahan Pisangan baru,kecamatan mantraman Jakarta timur.

Dan dalam poin 4 surat pernyataan tersebut, perseroan ini menyatakan untuk frekuensi yang ada, tidak berpotensi mengganggu frekuensi TV yang berada di lingkungan sekitar lokasi secara proporsional.fakta dilapangan tower yang dibangun adalah tower seluler, Ujar Suswanto.

Dugaan pelanggaran lainya, sesuai surat penegasan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor: 18 Tahun 2009; Nomor: 07/Prt/M/2009; Nomor: 19/Per/M.Kominfo/03/2009; Nomor: 3/P/2009 tentang Pedoman Pembangunan dan Penggunaan Bersama Menara Telekomunikasi (“Peraturan Bersama Menteri”).

Baca Juga :  Kepsek SMPN 2 Merangin Jambi Korupsi Dana BOS?

Surat keputusan kepala badan pelayanan terpadu satu pintu provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta no.05/513/31/1.917/2015, yang dikantingin oleh PT Bali Towerindo Sentra Tbk dalam pembangunan tower tersebut sudah tidak berlaku lagi,sebab dalam surat tersebut ditegaskan, bahwa masa berlaku hanya 90 hari.dalam surat izin tersebut juga disebutkan,tentang perizinan penempatan bangunan pelengkap tiang mikro seluler. Dan bukan untuk CCTV seperti yang disampaikan pada masyarakat.

Hal yang sama juga diakui oleh Kepala Kelurahan Pisangan Baru Kecamatan Mantraman Jakarta Timur didampingi beberapa stafnya menegaskan, bahwa pada prinsipnya pihak Bali tower tidak perna melakukan proses perijinan ke pihak kelurahan.

” Sampai saat ini, kami tidak memiliki dokumen sama sekali dalam pembangunan tower tersebut”tegas Tuti Sugihastuti Lurah Pisangan Baru.
16/11 di ruang kerjanya.

Warga Minta Stop.Untuk kesekian kalinya warga setempat turun ke lokasi tower untuk meminta pekerja tidak melanjutkan pekerjaan.18/11, aksi penolakan kembali terjadi saat pekerja ingin memulai pekerjaan, sejumlah warga mendatangi pekerja untuk berhenti, karena alasan izin tidak jelas.

“Coba aja naik, asal nanti ga turun dari atas, kalian ini memakai izin yang sudah mati, izin hanya berlaku 3 bulan, dan izin tersebut di keluarkan tahun 2015, artinya 5 tahun sudah mati, coba tunjukan izin, di foto di HP juga tidak masalah” tegas warga.

Ketika wartawan menjelaskan peristiwa demi peristiwa dilapangan Luky dari  PT.Bali Towerindo Sentra Tbk hanya menjawab ya ya, kami ada izin koh.jawabnya.

M.Anwar walikota Jakarta Timur DKI Jakarta, ketika di minta media tanggapannya soal keberadaan tower via WhatsApp hingga berita belum memberikan tanggapan, beliau hanya membaca karena sudah ceklis dua warna biru.

Patut diduga, diamnya beliau disinyalir akibat tidak mau tahu perilaku para rekanan yang bertindak semaunya dan walkot ini dicurigai sengaja tutup mata.

Baca Juga :  Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumut diminta Pantau Progres Kegiatan BPM Pisew

(Yanti/daus/Santo/red/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here