Binatang Buas Ini Resahkan Warga Nagari Matur Agam

0
95

Agam-Zonadinamikanews.com.Warga Jorong Kuok III Koto Nagari Matur Mudik kecamatan Matur saat ini merasa resah dan selalu siaga terhadap Beruang Madu (Helarctos Malayanus) yang sempat dilihat warga di kawasan Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak. Walaupun sudah tidak terlihat lagi, namun warga tetap waspada.

Demikian disampaikan Anto saat ditemui di Kuok III Kotò Rabu (21/10) di seputaran kelok 35.

Dikatakan Anto bahwa beruang yang terlihat mau menyeberang jalan coran berjarak 1 km dari jalan utama berdasarkan pemantauan Beruang Madu tersebut diperkirakan melintas dari hutan lindung di Lawang melalui Kubuak, kemudian melintas ke arah Kuok Tigo Koto, yang dioerkurakan menuju Ambun Pagi.

Kejadian melintasnya beruang madu itu dekat rumah orangtua Anto, dimana saat ini warga masih berjaga-jaga dan siaga, bila beruang tersebut secara mendadak masuk perkampungan warga, kata Anto yang juga anggota Pemuda Pancasila kecamatan Matur.

Pengendali Ekosistem Hewan (PEH) Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Ade Putra kepada bersama awak media, menyebutkan berdasarkan pematauan lapangan dimana beruang itu terlihat, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kemunculan beruang di dekat pemukiman warga. Diperkirakan sudah kembali ke hutan lindung di dekat lokasi itu juga, ujar Ade (dikutip AMC)

Sebelumnya, masyarakat Matua Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam sempat cemas dengan kemunculan seekor Beruang Madu yang kerap terlihat di pemukiman warga. Bahkan salah seorang masyarakat sempat merekam kemunculan hewan buas tersebut dan menjadi viral di media sosial.

Dari keterangannya video tersebut diambil seorang warga di Kelok 35 Bareco, Jorong Kuok Tigo Koto, Nagari Matur Mudiak 2 minggu yang lalu,” kata Ade.

Pihaknya meyakini hewan yang dilindungi Undang- undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem tersebut hanya melintas dan keluar dari hutan lindung dengan jarak satu kilometer dari lokasi.

Baca Juga :  Polsek Pangkalan Datangi TKP Orang Gantung Diri

Setelah diidentifikasi di lapangan, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda keberadaan beruang madu baik berupa jejak kaki, bekas cakaran atau tanda-tanda lainnya.

Kepada warga setempat diminta tetap waspada dan hati-hati saat berada di kebun,” ujarnya Anto dan kita siap memantau dan melaporkan bila hewan buas itu terlihat disekitar perkampungan warga, kata Anto. ( Zona-Yns )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here