Nenek Rentah Ini Dibiarkan Pemerintah Tangerang Tinggal di Gubuk Reot

0
134

Tangerang. ZonainamikaNews.com.Seorang nenek janda miskin bernama Jahanah (65), oleh pemerintah membiarkan dirinya hidup digubuk derita, program pemerintah baik dalam bedah rumah terabaikan Nenek Jahanah (65) adalah warga kp cidahu rt/rw 001/002 desa Cidahu Kecamatan Kopo Kabupaten Serang.

Si nenek ini memiliki rumah yang tidak jauh dari kantor desa Cidahu, bahkan sering  didatangi pegawai desa untuk diajukan sebagai penerima manfaat rutilahu,namun harapan itu tak kunjung tiba,dan sampai sekarang belum juga tersentuh.

Nenek Jahanah yang sehari harinya berjualan  kangkung dengan cara dagang kelilingnya hanya  berpenghasilan Rp 20-25 sehari, yang dimana untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dirasa tidak cukup, Sebab Jahanah tinggal bersama seorang cucu nya di Gubug nya.

“Nenek berjualan keliling setiap harinya,  dalam sehari kadang 20 sampai 25ribu pendapatannya buat makan sehari hari nenek terkadang di kasih bantuan sekedar nya oleh  tetangga yang merasa kasihan. Terkadang ada yang mengasih uang ada juga beras  , dan ada pun warga sekitar sudah berupaya memberikan perhatian, dan melapor kan ke pihak desa terkait.

Hasil uang yang pernah dapat dari swadaya tetangga warga sekitar pernah terkumpul sebesar  2jta rupiah yang akan nanti dilakukan untuk memperbaiki gubuk nya.

Bbambang Sukoco ketika di wawancara oleh awak media membenarkan.”Saya bersama warga sudah berupaya meminta sumbangan ke masyarakat setempat ada yang memberi uang dan ada yang memberi beras, Ya namanya sumbangan hanya muter di lingkungan,dapat dananya pun yang terkumpul sebesar 2 jutaan, uang itu sudah saya belanjakan untuk membeli matrial seadanya seperti selkon dan kusen pintu.

Suanda ketua rt 001/002 desa Cidahu saat mendampingi nenek jahanah membenarkan rumah warganya di bulan puasa kemaren sempat roboh.

Baca Juga :  Elemen Masayarakat Nias Desak Kafe Liar Segera Ditutup

” Saya sudah mengajukan kepihak desa masalah rumah ibu Jahanah ini. pihak dari desa pun  sudah sempat melihat kondisi rumah nenek jahanah dan sudah didata oleh pemerintah desa. ucap ketua RT.

” Belum ada aparat desa yang pernah membantu rumah saya  kalau yang Foto-foto sudah banyak” ucapnya nenek jahana dengan menetes kan air mata. Seraya berharap nenek jahanah perhatian pemerintah untuk segera membantu agar rumahnya bisa di perbaiki bukan hanya foto-foto.

“Semoga pemerintahan desa setempat dan Pemda Kab. Serang segera merenovasi rumah nenek Jahanah.  dimana jika hujan turun pasti bocor dan dinding dari rumbia merembes ,terkadang hujan dimalam hari itu saya selalu was was nak. Ucap nya lirih.

Camat Kopo lewat telepon mengatakan,”Nanti saya konfirmasi ke desa Cidahu, terkait kondisi gubuknya, setelah itu nanti saya ke TKSK kemudian kami usulkan ke BASDA” ujar pak camat. Janji pak Camat kepada media yang mengubungi via telpon.

“Kami dari pihak desa sudah berupaya mengajukan proposal terkait pengajuan RUTILAHU ke TKSK kecamatan Kopo bagian penanganan sosial, ujar kepala desa.alasan Lurah demikian dan sampe berita ini di muat belum ada kepastian dan jawaban dari pihak Camat maupun Lurah yang dapat di pertanggung jawaban kan.  ( B. Argo )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here