Bupati Agas Andreas : Salah Satu Langkah Kebijakan Yang Ditempuh Pemkab Manggarai Timur

0
670

Manggarai Timur,NTT–Zonadinamikanews.Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, meminta Bupati Matim mempertimbangkan kembali tentang rasionalisasi terhadap Tenaga harian Lepas (THL), karena berdampak pada pengangguran baru di wilayah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Penurunan anggaran DAU di tahun 2021 membuat bupati Matim melakukan rasionalisasi atau pengurangan THL di lingkup Pemerintah Kabupaten Matim minimal dari 20% dari jumlah THL yang ada.

Melalui surat bernomor Organ.065/614/X/2020 pada tanggal 27 Oktober 2020, Andreas Agas menyampaikan pemberhentian tenaga harian lepas(THL).

Surat yang ditujukan kepada para Staf Ahli Bupati, Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah, dan para Camat itu beralasan karena adanya pengurangan Dana Alokasi Khusus (DAU) pada RAPBD tahun anggaran 2021.

Dalam surat, ditulisnya, satu langkah kebijakan yang ditempuh Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, dilakukan rasionalisasi atau pengurangan tenaga harian lepas lingkup Pemerintah Kabupaten Manggrai timur.

Bupati Agas juga menyertakan lampiran berupa daftar jumlah THL yang diberhentikan di setiap Perangkat Daerah.

Instansi yang di Rasionalisasi antara lain :
Satuan Polisi Pamong Praja sebanyak 20 orang, Dinas Sosial sebanyak 4 orang, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebanyak 6 orang, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan sebanyak 11 orang, dan Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 21 orang.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sebanyak 5 orang, Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa sebanyak 2 orang, Dinas P2KB3A sebanyak 36 orang, Dinas Perhubungan sebanyak 7 orang, Dinas Komunikasi dan Informatika sebanyak 5 orang, Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM sebanyak 19 orang.

Dinas PMTSP sebanyak 3 orang, Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan sebanyak 6 orang, Dinas Peternakan sebanyak 7 orang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sebanyak 7 orang, dan Dinas Pertanian sebanyak 34 orang.

Bagian Umum sebanyak 12 orang, Bagian Perekonomian dan Administrasi Pembangunan sebanyak 3 orang, Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sebanyak 3 orang, dan Sekretariat DPRD sebanyak 11 orang.

Baca Juga :  Warga Banuarea Tarutung Kembali Tangih Janji Bupati Taput Soal PDAM

Badan Penanggulangan Bencana Daerah sebanyak 12 orang, Inspektorat sebanyak 3 orang, Bappelitbang sebanyak 5 orang, Badan Keuangan Daerah sebanyak 12 orang, Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM sebanyak 5 orang.

Selanjutnya, Kecamatan Sambirampas sebanyak 6 orang, Kecamatan Elar, Lamba Leda, dan Poco Ranaka masing-masing sebanyak 3 orang, Kecamatan Kota Komba dan Borong masing-masing 5 orang, dan Kecamatan Elar Selatan dan Poco Ranaka Timur masing-masing 2 orang.

Dalam wacana itu, khusus untuk fungsional di dinas kesehatan dan fungsional Guru THL dan Bosda di dinas PPO akan dibahas secara khusus dengan perangkat daerah terkait.

“Dinas Pendidikan dan Olahraga sebanyak 14 orang, Dinas Kesehatan sebanyak 7 orang, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sebanyak 22 orang, dan Dinas Pertanahan sebanyak 4 orang”, Tulis Agas.

Salesius Medi salah satu Anggota DPRD Matim Mengatakan “Harus diperhatikan lagi nasib THL yang nantinya akan dirasionalisasi. Ini demi kemanusiaan, mereka sudah bergantung dengan pekerjaan yang ada untuk memenuhi kebutuhan hidup dan keluarganya,” ujar politisi PDIP ini kepada wartawan, Kamis (29/10/2020).

Menurut dia, perampingan THL dengan alasan adanya penurunan Dana Alokasih Umum (DAU) pada RAPD kabupaten Matim di tahun 2021 bukan solusi terbaik karena berdampak pada terbatasnya alokasi belanja.

Dikatakannya, Pemda Matim seharusnya mencari cara yang lebih humanis tanpa harus mengorbankan nasib THL. Mereka telah menunjukan loyalitasnya untuk daerah selama ini.

” Sangat tidak elok jika kebijakan rasionalisasi THL itu diambil pada masa pandemi covid-19. Kebijakan itu, jangan sampai hanya memunculkan masalah baru”, ujar Sales Medi.

Dengan pengurangan tersebut, sisa THL di lingkup Pemkab Matim mulai tahun 2021 menjadi 1.333 orang.

Penulis : Hubertus Basri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here