Proyek Jargas Sarolangun Rusak Insfratruktur dan Rugikan Negara

0
249

SAROLANGUN-zonadinamikanews.com.Kehadiran proyek jaringan gas negara di kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi menyisahkan kesengsaraan bagi masyarakat dan membiarkan infrastruktur negara menjadi rusak tanpa ada niat baik untuk memperbaiki.Selain menganggu pengguna jalan khususnya perjalanan kaki juga telah merugikan negara.

Sejak beberapa tahun lalu pemerintah telah berusaha melakukan berbagai upaya untuk menekan pertumbuhan penggunaan BBM dengan mengalih kan ke energi alternatif, tujuan ahir nya untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

Hal ini perlu dilakukan agar dapat meningkatkan fuel security of supply tercapainya keseimbangan bauran energi (energy mix) dan menurun kan subsidi minyak tanah.

Disisi lain cadangan minyak bumi di indonesia kian menipis, produksi nya pun cenderung menurun dari tahun ke tahun.

Selain itu harga minyak bumi cenderung naik hingga pernah menyentuh level diatas US$ 100 per barel, hal ini mengakibat kan beban subsidi untuk energi bisa membengkak.

Pemerintah tidak tinggal diam dan pemerintah terus berupaya agar subsidi energi khusus nya bahan bakar minyak (BBM) yang telah di tetap kan dalam Anggaran pendapatan belanja negara (APBN) tidak terlampaui sejumlah lamgkah strategis dilakukam salah satu nya dengan mencari sumber energi alternatif sekaligus sebagai pengganti BBM.

Dasar hukum yang menopamg kebijakan pemampaatan energi alternatif seperti gas sebagai pengganti minyak bumi bisa di telusuri regulasi berikut ini.

Seorang korlap dari kontraktor pengerjaan projek jargas ini saat di konfirmasi melalui via whatsAp nya terkait jargas tersebut, ” silahkan konfirmasi pemerintah setempat, karena pemerintah setempat telah menerima projek APBN” ujar korlap jargas ini kepada media ini.

Plt bupati sarolangun saat ingin di konfirmasi awak media ini melalui via seluler nya selalu tidak diangkat seluler nya.

Baca Juga :  Dibalik Kenikmatan Kuliner Kulit Cecek Rambak

Disini terlihat jelas bekas pemasangan atau galian pemasangan pipa jargas tersebut terkesan amburadul di terotoar, dan tampak jelas bekas dan cara pengerjaan nya asal-asalan, disini diduga banyak kerugian negara disini, mulai dari perencanaan yang diduga kurang matang, dan juga tekhnis pengerjaan nya juga terkesan asal-asalan sehinga hasil dari semua ini nanti nya tentu tidak sesuai dengan yang di ingin kan.

Terotoar telihat rusak dan bekas dari galian pengerjaan pemasangan pipa jargas tersebut membuat para pengguna jalan menjadi terganggu dam tampak kumuh di pandang mata.

Disini diduga banyak kerugian negara mulai dari perencanaan dan cara keja nya yang maual dan menurut aturan itu tidak di benarkan, dan galian pemasangan pipa dan juga pipa yang di guna kan di duga tidak sesuai bestek.

Ada apa dengan semua ini, dan siapa yang bertanggung jawab dalam semua ini..???(Yzd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here