Kadis Capil Padang Pariaman,Diduga Biarkan Anak Buah Gelar Pungli

0
462

Padang Pariaman-Zonadinamikanews.com. Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan M. FADHLY S, AP, MM seakan dingin menanggapi dugaan pungutan liar yang di lakukan anak buahnya.Pungutan liar ini semakin diduga ada peran kadis di belakang layar, mengingat keberanian anak buah meninggalkan berupa catatan harga pelengkap KTP dan KK yang harus di setor ke dinas.

Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan M. FADHLY S, AP, MM saat di konfirmasi via pesan singkat di aplikasi whatsApp memberikan jawaban secara datar.

“Suratnya dikirim sj ke kami pak, nanti kami balas, Informasinya kami tindaklanjuti dulu, Jika ada surat laporan masy, kami akan akan lebih mudah melakukan verifikasi, Terima kasih atas informasi ini, Kami juga mempunyai proses pengendalian internal melalui Komite Etika, ini bahan bagi kami untuk menindaklanjuti, Sekali lagi terima kasih atas informasinya ya pak,  Iya, nanti kami konfirmasi setelah melakukan verifikasi kepada staf yg dilaporkan”.

Modus operandi yang dilancarkan oleh oknum capil, dengan memakai kaki tangan atau memanfaatkan petugas Nagari, oknum dinas catatan sipil dan kependudukan nekat, menentukan harga melalui catatan yang beritakan pada petugas Nagari, sekaligus bukti terimah barang lengkap dengan harga-harga barang yang harus di jual pada masyarakat yang mengurus KTP dan Kartu Keluarga dan dokumen lainya.

Menurut Zaherman Ketua LSM GPRI Sumbar, modus ini hanya untuk mengibulin masyarakat demi mencari keuntungan di luar kewajaran hal diduga keras dilakukan S/B dengan dalih menjual pelengkap dokumen negara.Oleh sebab itu oknum capil jangan belajar untuk pintar ngibulin masyarakat.

Pasalnya, oknum  dinas capil Padang Pariaman berinisial ( S/B )  itu telah menjual Plastik KTP Rp 2,000/ Lembarnya Dan Plastik KK Rp 3,000/ Lembarnya kalau mebeli dua plastik KK nya dikenakan Rp 5000.

Baca Juga :  Indikasi Kuat Pemalsuan Tanda Tangan Dalam LPJ Dana Desa Tegal Sari Madina

Pegawai inisial ( S/B ) datang kekantor nagari Dan menyuruh pegawai Nagari menjual Plastik ktp/kk/akte/map tulang dll . S/B menyapaikan Kepada oknum pegawai nagari bahwa penjualan plastik itu sudah peraturan dari pemerintah tanpa menyebutkan pemerintah yang mana yang di maksud.

( Zul Nazri )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here