Kegiatan Pelatihan PLEK IPDMIP di Idi Tunong Berjalan Lancar Sesuai Protokol Covid-19

0
118

Aceh Timur – Zonadinamikanews.com.
Sebanyak 16 anggota pertanian yang didampingi oleh pasangan suami istri masing-masing dari ketua kelompok tani dan penyuluh swadaya pada mengikuti Pelatihan Literasi dan Keuangan rumah tangga (PLEK) sejak 21 September sampai Tgl 24 September 2020 berlangsung dengan tertib dan juga mematuhi protokol kesehatan pandemi Covid-19.

Pusluhtan BPPSDMP tersebut dilaksanakan oleh penyuluh Pertanian kecamatan bersama program Integrated Participatory Development and Management of Irigation Project (IPDMIP].

Kegiatan tersebut dilaksanakan di meunasah Gampong Seuneubok Jalan, Kecamatan Idi Tunong, Kabupaten Aceh Timur.

Kepala Pusluhtan idi tunong Ir. Mahyiddin mengatakan PLEK IPDMIP diadakan Tgl 24 Sebtember 2020 bertempat di desa Seunebuk Jalan, kecamatan Idi Tunong, dengan melaksanakan mematuhi protokol kesehatan Covid – 19. Pelatihan sosialisasi ini diikuti oleh beberapa kelompok tani desa yang ada di kecamatan Idi Tunong.

“Target peserta pelatihan 16 orang di tiap desa atau delapan orang dengan didampingi oleh pasangan (pasutri) masing-masing rumah tangga tani”, kata seorang kelompok tani Tisara Hasyim kepada awak media.

“Pelatihan Puslutan BPPSDMP ini waktunya variatif, Idi Tunong termasuk target IPDMIP dan didukung oleh Pemerintah daerah Kabupaten Aceh Timur”, ungkap Ir. Mahyiddin Kepala Balai Penyuluh Pertanian Aceh Timur.

Pendamping Penyuluh Pertanian Idi Tunong, Mukhsin; memberi perhatian khusus pada IPDMIP. Pasalnya, hal ini bertujuan meningkatkan ketahanan pangan, yang berawal dari kemampuan literasi dan akses keuangan bagi petani.

“Pelatihan literasi sangat vital lantaran kemajuan teknologi informasi mengakibatkan sumber daya informasi digital sangat melimpah. Para kelimpok tani target PLEK diharapkan paham kapan informasi diperlukan, identifikasi sumber informasi, menemukan dan mengakses informasi secara efektif dan efisien, evaluasi informasi secara kritis, menggunakan informasi secara etis dan legal, serta mengomunikasikan secara efektif”, tegas Mukhsin.

Baca Juga :  Detik-Detik Proklamsi,KSM PLPLHN Bersihkan Sampah Sepanjang Jalan Menuju Rumah Sejarah

Penyuluh Tani Idi Tunong, Mukhsin; juga memberi sosialisasi, kebijakan dan penjelasan tentang pertanian yang kepada kelompok peserta.

Mukhsin menilai PLEK ini sangat penting bagi Pasutri ketua Poktan dan penyuluh swadaya untuk mengenal akses produk dan layanan keuangan pertanian seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Asuransi Usaha Tanaman Padi (AUTP).

“Pemerintah mendorong dan membantu petani untuk meyakinkan lembaga perbankan bahwa menyalurkan kredit kepada petani tidak membuat mereka rugi,” kata Mukhsin.

Diketahui bahwa Ketua Poktan dan penyuluh swadaya melaksanakan kepemimpnan transformasional, pemimpin yang kharismatik dengan peran sentral dan strategis dalam membawa organisasi mencapai tujuannya. Mereka juga harus mempunyai kemampuan untuk menyamakan visi masa depan anggota Poktan.

“PLEK berupaya mengulas pengelolaan keuangan, kemudian akan diteruskan oleh para ketua Poktan dan penyuluh swadaya kepada petani, dengan cara yang mudah difahami, mengingat pentingnya asuransi menjaga kepentingan petani, terutama untuk melindungi lahan dari bencana dan gagal panen”, tegas .kata Kepala BPPSDMP, bagian khusus AUTP.

“Saat itulah asuransi akan muncul dan mengurangi beban petani dengan klaim asuransi. Hal itu digarisbawahi oleh kepala pertanian Idi Tunong tentang peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan, khusus petani, karena berdampak langsung pada peningkatan produksi pangan. (SF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here