GEMAKSU Jakarta Geruduk Kantor KPK, Desak Bongkar Korupsi Labuhanbatu

0
185

Jakarta-ZonadinamikaNews.com.Gerakan mahasiswa anti korupsi ( gamaksu) Jakarta melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor KPK RI, menuntut KPK agar segera memeriksa dugaan korupsi Bupati Labuhanbatu “Andi Suhaimi” terkait dugaan kasus korupsi yang menyeret mantan plt kadis PUPR labuhan batu yang terkena OTT kasus proyek pembangunan RSUD Rantauprapat. 4/9/20

Dalam pres rilisnya M.Daud Ritonga selaku orator berujar ” praktik koruspi di labuhanbatu sudah sangat mengkwatirkan alias sudah memasuki fase kritis, hampir di setiap lini / sektor pemerintahan di labuhan batu terindikasi dugaan korupsi, terkhusus dugaan OTT Plt Kadis PERKIM tentang fee proyek pembangunan RSUD 28 Milyar dengan terlampirnya cek senilai 1,4 M dan uang Rp 40 juta untuk membatu dana kampanye pilkada andi suhaimi di pemilu serentak melalui anak buah kadis yang diduga atas perintah bupati, bila tak diberikan akan mempersulit pembayaran dan lainnya, sehingga pihak kontraktor diam diam melaporkannya ke POLDASU hingga terjadi OTT tersebut.4/9/20

Budaya korupsi yang sudah mengakar di pemerintahan kabupaten Labuhanbatu sampai saat ini seakan sudah mengakar belum bisa di hilangkan, karena ikut sertanya elit penguasa daerah dalam praktik korupsi di labuhanbatu bahkan adanya dugaan kerjasama antara oknum baik Executive, Yudikatif dan Legislatif, akhirnya memunculkan rasa ketidak percayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Bupati Andi suhaimi yang sampai saat ini belum menunjukkan kinerja hasil yang menggembirajan apalagi memuaskan, selama dia memimpin labuhan batu beberapa tahun terakhir ini, pembangunan tidak ada, para ASN dan bahkan rekanan berkeluh kesah dan masyarakat sangat prihatin karena berbagai fasilitas yang telah terbangun tidak terawat dan ditingkatkan pembangunannya.4/9/20

Hasil yang terlihat selama kepemimpinan Andi Suhaimi Dalimunthe terkesan hanya mengandalkan dan mengantarkan bawahannya ke dalam ruang jeruji besi karena dugaan perilaku korupsi dan dugaan pemerasan pada para ASN di pemerintahan, contoh salah satunya kadis Perkim yg terkena OTT, Kapus Perlayuan yang pembuktian hukumnya seakan berjalan di tempat.

Baca Juga :  Kontainer Di Kawasan Komplek Executive Centre Di Polis Line

Muktar yang juga orator aksi menyampaikan “Kami akan melakukan aksi lanjutan yang kedua dengan jumlah massa yang lebih banyak apa bila KPK tidak bertindak dengan cepat untuk mengusut keterlibatan Bupati Andi suhaimi Dalimunthe dalam kasus korupsi yang menyeret bawahannya,” ujarnya.

Usai menyampaikan tuntutannya yang dikawal kepolisian dan melakukan pres rilis, massa membubarkan diri dengan tertib dan aman. 4/9/20.(zdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here