Oknum PJ Desa Majanggut 2, Kerajaan Pakpak Barat, Diduga Propokatori Masyarakat Untuk Hambat Tugas Wartawan

0
1227

Pakpak Barat-Zonadinamikanews.com.Ada Pengerjaan di dua titik,yaitu pengerasan kurang lebih 800 dan memakai jenis material batu kapur,ukuran,10x8cm,dan di pondasi coran penahan sling,dengan besi banci ukran,12 inci,bahkan pengerasan tersebut juga batu yang sama,Batu kapur yang bisa dibuat pasir uruk,hasil pisik tersebut disebut danaya dari Dana Desa  Silpa tahun 2019.

Adanya silpa tersebut dengan alasan karena  masa jabatan kepala desa sudah habis, desa tersebut di pimpin oleh pejabat sementara atau disebut PJ. Yang dikomandoi oleh LM Patar Solin SST,Nip,19760510-2003121003, disinyalir berusaha mengalihkan situasi publik yang diduga untuk menghambat wartawan untuk memantau hasil kinerjanya di Desa Majanggut 2 Kutaliang Kecamatan  Kerajaan Kabupaten Pakpak Barat.

Ada kesan yang kurang penunjukan kefrosionalannya dalam menjalankan tugasnya sebagai pelayan masyarakat, yang diduga untuk upaya menutupi boroknya dalam penggunaan silpa dana desa tersebut, dan diduga berupaya menghembuskan kabar tidak baik dikalangan masyarakat,dengan tujuan agar para kontrol sosial tidak memantau kinerjanya dilapangan.

Dugaan mempropokatori masyarakat agar menghadang para kuli tinta, bila melakukan tugas jurnalistiknya di wilayah kepemimpinanya, hal itu juga di alami oleh wartawan media ini, bahwa oknum ini diduga menghembuskan informasi yang terkesan fitna,bahwa wartawan media ini “meminta uang pada dirinya” terkait penggunaan silpa Dana Desa tersebut.

Bahkan oknum PJ tersebut ada indikasi mengadu domba ,antara masyarakat dengan  wartawan,agar PJ tersebut bisa berbuat semaunya,lebih ironis lagi PJ tersebut jarang masuk untuk menunaikan tugasnya adalam kantor ,Kadang 1X dalam 2 minggu ,bahkan 1 bulannya tidak masuk ,ke kantor desa Majanggut 2 / Kuta liang.

Maka ketika wartawan media ini melakukan diskusi terkait informasi yang meredar tersebut dengan sangat mendukung Barutu camat Kerajaan mengatakan, “Naikkan saja beritanya,agar LM Patar Solin SST sebagai PJ tau rasa”.tegas Camat Kerajaan.

Baca Juga :  Penyerapan Dana BOS SMPN 23 Merangin Jambi Diduga Keras Mark Up.

Ironisnya, hasil investigasi media ini dilapangan, ditemukan hasil pekerjaan yang terkesan asal-asal dan berpotensi terjadinya mark up anggaran,selain menggunakan jenis material yang tidak berbobot juga dikerjakan asal jadi.

Seperti pengerasan jalan yang memakai batu kapur diduga tidak dilakukan pemadatan dengan alat berat atau stum, pemakaian besi banci 12 inci yang ideal besi ulir, pasangan untuk besi sling idealnya di cor, fakta dilapangan pasangan batu, dengan batu berkisar 10-12 cm dalam proyek jembatan gantung.284 juta untuk jembatan gantung, pengesaran tidak plang proyak, dan batunya karena batu kapur.

 

(Edy Tumanggor/Ridyansa Limbong)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here