LSM GPRI: Wali Nagari dan KAN Padang Pariaman Jangan Diam Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Milik Zainal

0
523

Padang Pariaman-Zonadinamikanews.com. Zaherman selaku ketua LSM Gempar Peduli Rakyat Indonesia (GPRI) DPD Sumatera Barat diharapkan pihak Wali Nagari jangan cuek atas laporan Zainal yang mengaku bahwa tanah yang sudah digarap puluhan tahun namun tiba-tiba di klaim oleh Walik Korong sebagai hak miliknya.

Karena sangat tidak elok rasanya bila petugas negara mencuekin atas laporan masyarakat, bila sifat cuek itu dipertontonksn pada masyarakat,patut diduga, bahwa ada udang dibalik batu atau ada yang disembunyikan oleh pihak wali nagari dalam persoalan ini,jangan-jangan jadi beking oleh wali korong tegas Zaherman. Dengan nada tanya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa tudingan peristiwa penyerobotan tanah yang diklaim hak milik oleh Zainal yang diakui sudah puluhan tahun di kelolah dan juga aktif membayar pajak pada pemerintahan, peristiwa perampasan atas tanah tersebut, oleh Zainal sudah melaporkan pada kantor wali Nagari, namun sangat di sayangkan, laporan dugaan perampasan tersebut seakan tidak di gubris oleh pihak kantor Wali Nagari.

Kepada media ini Zainal mengatakan, dirinya sudah Puluhan tahun mengarap tanah tersebut dan puluhan tahun juga dirinya aktif membayar pajak, namun tiba-tiba oknum wali korong pasa dama mengklaim bahwa  tanahnya miliknya.

“Saya sudah puluhan tahun menggarap tanah ini, dan sudah puluhan tahun pula saya aktif membayar pajak, tapi tiba-tiba oknum Wali Korong pasa dama mengakui bahwa tanah ini miliknya” Terang Zainal.

Oleh karena itu, saya merasa di rugikan saya melaporkan ke kantor wali nagari paritmalintang Dan kekantor Kerapatan Adat Nagari ( KAN ) Namun Ironisnya Belum ada tanggapan Serius sampai sekarang, seakan laporan saya tidak dianggap” Ucap Zainal dengan mimik nada kesal.

“Kami di Nagari telah memanggil ke dua- duanya” namun tak bisa menyelesaikanya,  karena dua duanya mengakuai tanahnya masing-masing”.

Baca Juga :  Direktur Bina Produksi dan Alkes Kemenkes Jadi Pengecut?

Dikatakan,Terkait masalah pajak yang dibayar pak Zainal selama ini tidak menjamin sebagai kepemilikan pribadi, maka konflik diantara kedua belah pihak Kerapatan Adat Nagari  ( KAN ) yang punya kuasa ” ucapnya wali” pada media ini senen 24/8/202.

(Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here