Hilang Secara Misterius, Anaknya Ada di Pohon Bambu, Tapi Hanya Ibu yang Bisa Liat

0
294

MAGELANG–Zonadinamikanews.com. Sejumlah masyarakat dikangetkan atas hilangnya seorang anak secara misterius dan ditemukan oleh ibunya di atas pohon bambu di dekat sungai. Namun hanya ibunya seorang diri yang bisa melihat anaknya di pohon bambu.

Beberapa warga dan Tim SAR turut mencari dan mendongak ke atas pohon bambu. Namun mereka tidak melihat siapa pun di pohon bambu.

Sementara sang ibu yang mengenakan kerudung pink terus-menerus memanggil dan membujuk anaknya agar turun dari pohon bambu.

“Eksan, Eksan, Eksan, ayo turun,” kata sang ibu dengan suara memelas saat membujuk anaknya turun dari pohon bambu, seperti terekam dalam video yang diunggah akun Instagram @ndorobeii, Jumat (21/8).

“Infonya mandi sore di sungai dan anak tersebut hilang tapi anehnya cuma ibunya yang bisa melihat, suara ibu sampai habis,” tulis @ndorobeii.

Beberapa followers @ndorobeii menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi di Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah pada Rabu (19/8) sekitar pukul 14.00 WIB.

“Itu ilangnya jam 2 an siang sih. Mo mandi di pemandian umum. Bapaknya pas jam 3 an ke pemandian umum buat mandi masih ada pakaian sama sabunnya tp org nya udah ga ada tp belum sadar kalo anaknya ilang. Pas maghrib baru kepikiran kok anaknya ga balik2,” kata @gawegambarbagus.

Ia menambahkan, sang ibu turut melakukan pencarian bersama Tim SAR. Sang ibu melihat anaknya di atas pohon.

Pada malam harinya, anak tersebut ditemukan di jalan dalam kondisi linglung. Ia ditemukan dalam keadaan tanpa busana.

“Ketemunya tadi malem jam 11-an di jalan dengan kondisi telanjang, ketemu 3 km dari lokasi hilang,” tambahnya.

Eksan Hilang Misterius di Sungai

Seorang pemuda bernama Eksan Aji Saputra (30), hilang misterius usai pamit mandi di Sungai Grogolyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (19/8).

Baca Juga :  Jalan Rusak Begini, Pejabat Pemda Agam Tidak Punya Mata?

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto mengatakan, korban pamit akan mandi di yang terletak di Desa Pucang, Kecamatan Secang, pada Rabu (19/8) sekitar pukul 14.00 WIB.

Kemudian, ada warga yang melihat pakaian korban di sekitar sungai tanpa melihat keberadaan Eksan sekitar pukul 15.00 WIB.

“Orang tua survivor, Suparno menghubungi handphone milik Eksan, namun tidak bisa. Atas kesepakatan warga dan pemdes setempat dilakukan pencarian,” kata Edy kepada wartawan, Kamis (20/8/2020).

Basarnas Kantor SAR Semarang pun langsung mengirimkan satu regu pencarian untuk menyisir sungai mencari pria tersebut.

Namun saat melakukan pencarian itu, tim SAR menemukan kejanggalan. Tim SAR melihat aliran sungai itu mustahil menghanyutkan seorang pria dewasa karena airnya sangat dangkal.

Menjelang tengah malam, korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi lemas dan tanpa sehelai kain menutupi tubuhnya.

“Korban ditemukan warga setempat di daerah Desa Pucang. Dia ditemukan dalam keadaan sadar dan hanya mengalami lemas. Dia ditemukan tanpa memakai pakaian dan selanjutnya diantar ke rumahnya,” ujar Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari korban atas peristiwa yang menimpanya. Hal ini pun membuat berkembangnya isu jika korban dibawa makhluk gaib penunggu sungai tersebut.

(Sumber: one/pojoksatu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here