Selain Dugaan Ijazah Palsu Dilingkungan Dinas Kesehatan,Muncul Kembali Anggaran Yang Mencurigakan

0
254

Padang Pariaman-Zonadinamikanews.com. Sorotan publik atas penggunaan ijzah palsu yang digunakan tenaga kesehatan dilingkungan pemerintah Kabupaten Padang Pariaman,Provinsi Sumatera Barat, yang berdinas di lingkungan kesehatan, tepatnya di RSUD Padang Pariaman.

Tindakan pihak terkait atas dugaan ijazah palsu tersebut, agaknya belum terlihat dan terksesan tutup mata, sehingga tindakan dua oknum inisial R E di bagian IGD dan HRA bagian ITRS yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah Paritmalintang Padang Pariaman Provinsi Sumatera Barat.

Belum rampaung atas informasi miring yang dialamatkan pada RSUD tersebut, kini muncul kembali informasi miring atas adanya dugaan permaninan anggaran di lingkungan dinas kesehatan Padang Pariaman, anggaran itu ada di tahun 2019.

Anehnya lagi, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Padang Pariaman Drs. Yutiardy Rivai, Apt, saat dikonfirmasi media via pesat singkat lewat aplikasi WhatsApp balik bertanya apa yang di maksud atas item kegiatan tersebut.

Klu point 1 kita kontrak kerja telkomsel utk bayar telpn no 119 yg digunakan utk psc selama setahun dan ini upaya membantu masyarakat dlm pelayanan kegawadaruratan baik di rumah maupun kecelakaan di jalan Klu point no 2 CPS artinya apa, Minta waktu hari senin  mudah2an bisa kami jelaskan, jawab Drs. Yutiardy Rivai, Apt.

Jawaban tersebut terucap dari kadis Kesehatan Padang Pariaman Drs. Yutiardy Rivai, Apt. Dalam menjawab konfirmasi online yang di kirimkan oleh Zaherman ketua LSM GRPI DPD Sumbar dan juga media ini terkait terkait Pembiayan untuk operasiaonal PSC berasal dari APBD Tahun 2019. Yakni Belanja sewa internet mencapai Rp 220,000,000. Belanja CPS Rp 81,000,000 dan berberapa belanja lainya.

Menurut sumber yang layak dipercaya, setidaknya ada, setidaknya ada tiga mata anggaran dinkes tahun 2019 yang sangat mencurigakan dan rawan mark up, ketiga kegiatan tersebut adalah, Belanja sewa internet, Belanja CPS  dan Printer.(Zaherman)

Baca Juga :  Ahli Waris : Saya Heran Tidak Bisa Difahami Surat Kepemilikan Hak Tanah, Bisa Pindah Tangan

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here