Jual Perlengkapan Seragam di Sekolah Tabrak PP 17 Tahun 2010

0
550

Tanah Karo,Zonadinamikanews.com.Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Disetiap Sekolah Menengah Diduga Dijadikan Ajang Bisnis Jual Beli Perlengkapan seragam Sekolah ,Salah satunya Sekolah Menengah Pertama(SMP) Negeri 2 yang Berada Di Kec Berastagi Kab.Karo

Mengungkap hal ini media saat bertemu kepala sekolah Darma Wisata di ruang kerjanya 19/08/2020 membenarkan hal tersebut,Koperasi sekolah sudah menjual perlengkapan seragam sekolah seharga 350 ribu untuk persiswa termasuk atribut sekolah,topi,dasi,kaus kaki dan ikat pinggang.

Dari jumlah 288 siswa 5 orang saja yang tidak membeli karena masih ada baju kakak/ abangnya masih bisa di pakainya. Ia mengungkapkan penjualan seragam di koperasi sekolah merupakan salah satu membantu orang tua calon murid untuk mendapatkan kebutuham sekolah anak-anak mereka.

Ketika disinggung terkait kemahalan dengan jumlah 350 ribu setiap siswa, ada 10 guru panitia Penerima Peserta Didik Baru dan ada juga pengelola koperasi sekolah, kan harus juga dapat uang lelah jelasnya.

Masih kata kepsek, 60 guru keseluruhan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 ini termasuk guru honor semua dapat baju batik dan 10 diantaranya selain dapat baju batik dapat tambahan 200 ribu perorang uang lelah nya jelasnya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) (KCBI) Kab Karo Rudi Surbakti mengatakan ,bahwa ini benar- benar pelanggaran hukum menjual perlengkapan seragam sekolah oleh pihak sekolah,apalagi ada pengakuan kepala sekolah bahwa pihak sekolah mendapatkan uang lelah atau keuntungan larangan ini bukan tanpa dasar.

Rudi mejelaskan dalam peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2010 tentang pengelola dan penyelenggara pendidikan terutama pasal 18 1a secara jelas mengenai larangan itu
Yakni pendidik dan tenaga kependidikan ,baik perseorangan mau pun kolektif,dilarang menjual,buku pelajaran bahan ajar,perlengkapan bahan ajar,seragam sekolah di satuan pendidikan.

Baca Juga :  Oknum Pendidik di SMPN 1 Pamatang Silimahuta Simalungun Palak Muridnya?

Berdasarkan peraturan itu ,sudah jelas kepala sekolah ,mau pun guru di sekolah sama sekalitidak boleh menjual seragam disekolah tandasnya.(percaya sembiring)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here