Petani di Desa Tambang Mas Merangin Wajib Beli Pupuk Subsidi diatas HET,Dengan Alasan Ini

0
266

MERANGIN-zonadinamikanews.com Sejumlah petani terpaksa harus mengelus dada  akibat harga pupuk bersubsidi di desa Tambang Mas di jual diatas harga HE.

Media ini saat lakukan investgasi ke desa Tambang Mas Pamenang selatan terlihat ada tumpukan pupuk bersubsidi di kediaman saudagar kaya di  bernama pak Sareh.

Saat di konfirmasi media ini dirinya mengaku ketua kelompok “saya ketua kelompok tani dan pupuk ini saya beli dengan pak Basiran ketua KUD untuk anggota kelompok tani, pupuk phonska saya beli Rp135.000 per sak, dan saya jual ke anggota kelompok tani Rp 140.000 per sak, saya hanya dapat Rp.5000 per zak kok” ujar pak Sareh dengan santai.

Sementara Basiran sebagai ketua KUD keluarga tani saat di jumpai media ini, seperti sosok yang tak bersalah menjelaskan .”Ya kalau terkait pupuk bersubsidi yang penjualannya diatas HET itu di mana-mana sama saja dan bukan disini saja, karna dari lini tiga ke lini empat itu mengeluarkan biaya, uang bongkar itu di tanggung lini empat sebesar Rp 300.000 per mobil dan di tambah lagi uang pijak gas sopir Rp 200.000 per mobil terang Basiran kepada media ini dengan santai seperti tidak bersalah.

simak vidioanya disini

Seperti diketahui,pupuk bersubsidi memiliki peran penting dalam meningkat kan produktivitas komuditas peetanian dalam rangka mewujud kan pertanian nasional.

Pupuk bersubsidi adalah barang dalam pengawasan yang pengadaan dan penyaluran nya mendapat subsidi dari pemerintah untuk kebutuhan petani di sektor pertanian.

Harga eceran tertinggi selanjut nya disebut HET adalah harga pupuk bersubsidi yang telah di tetap kan oleh menteri untuk di tebus oleh petani atau kelompok tani dalam kemasan tertentu di penyalur lini IV.
Apa pun alasan nya tidak di benar kan memberi tebusan kepada petani diatas HET.

Baca Juga :  Pemberlakuan PSBB Di Agam, 2 Pos Pemantau Lintas Diperketat

Dalam hal ini diduga KUD keluarga tani yang di ketuai oleh Basiran tidak mengindah peraturan menteri perdagangan nomor 15/M-DAG/PER/3/2013 tentang pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian.

Pupuk bersubsidi bukan untuk di perdagangkan dan diperjual belikan, pupuk bersusidi itu untuk petani yang ekonomi nya menengah kebawah bukan untuk ajang bisnis para saudagar kaya dan ketua KUD yang di duga hanya mengedepan kan kepentingan pribadi untuk memperkaya diri, sehingga mengorban kan para petani miskin. (Yzd).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here