Setelah Pengembalian Uang Bimbel, Ortu Murid Uang Wisuda Minta Dikembalikan Utuh Oleh SMPN 52 Surabaya.

0
376

Surabaya-ZonadinamikaNews.com.”Assalamu alikum Wrb.Info Besuk Bgi yg sudah membayar Bimbel Silakan Ambil di sekolah pukul.10 .00 -12 00.WIB.terima ksih.Kwintansi Harap di bawah.” sebuah pemberitahuan yang diduga dari pihak SMPN 52 Surabaya untuk para orang wali murid.

Penarikan dana kedua kegiatan ini sempat sekolah ini terpaksa orang tua murid meminta di kembalikan karena kegiatanya di batalkan akibat dampak merebaknya virus corona dan pemerintah menginstruksikan semua kegitan sekolah harus ditiadakan.

Pungutan ini juga dinilai berbau pungutan liar yang konon kabarnya tidak diketahui atau bukan atas perintah kepala sekolah, namun keputusan sepihak oleh komite sekolah.Pengakuan itu juga di tegaskan oleh Anik Angriani di hadapan Supomo selaku kepala dinas pendidikan kota Surabaya.

Pungutan ini juga disayangkan oleh Edi dari LSM Jawa Coruption Word,karena pungutan itu sudah bertentangan dengan Perpres Nomor 87 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar.

Salah seoarang orang tua murid kepada media ini mengakui, sejumlah orang tua murid baru menerima pengembalian uang bimbel sementara uang wisuda menyusul.

“Uang bimbel anak saya sudah dikembalikan secara utuh, tidak tau klo yang lain, utuh atau tidak saya tidak liat, soal uang uang wisuda pengembalianya katanya akan menyusul belum tau kapan, tapi yang jelas kita sangat membutuhkan uang itu kembali utuh tanpa alasan yang dibuat-buat, apalagi saat ini, semua pada sulit ekonomi karena dampak dari virus corona” terang salah seorang orang tua murid.

Ditambahka, pandemi covid-19 saat masyarakat sangat banyak sengasara karena keterbatasan kegiatan, kalau pihak sekolah sampai membuat alasan yang macam agar tidak mengembalikan uang secara utuh, ini sangat keterlaluan, apalagi ada oknum guru mengaku tidak mendapat gaji, apa urusnya dengan uang orang tua murid? Tegas ortu murid yang tidak mau disebut identitasnya tersebut.

Baca Juga :  Hukum 15 Tahun Pencemaran Nama Baik Di Dunia Maya

Sebelumnya, Daliman ketua Komite SMPN 52 Surabaya, saat di konfirmasi via telepon, mengaku bahwa pihaknya akan mengembalikan uang pada ortu murid. “Kita lagi proses untuk pengembalian, sehubungan sebagian dana sudah ada yang dibelanjakan, seperti lembar foto kenagan dll, tapi tergantung orang tua wali murid nanti, dan kita akan kumpulkan kembali para orang tua murid untuk masalah ini” Jawab Daliman.

Ditanya apalah benar pungutan ini tidak di ketahui oleh kepala sekolah? Daliman mengamini bahwa kepsek tidak mengetahui. “Ya kepsek tidak mengetahuinya, ini hanya komite saja” ujarnya. (Tim)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here