Simamora dan LSM Akan Laporkan Dugaan Korupsi Kades Huta Damai Madina ke Penegak Hukum

0
495

Madina-ZonadinamikaNews.com. Tumpal Simamora mantan sekdes yang di pecat oleh Albert sebagai kepala desa Huta Damai Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, bersama LSM LPAKN RI Madina akan melaporkan dugaan korupsi Dana Desa di Desa Huta Damai.

Tumpal Simamora didampingi sekjen LSM LPAKN RI DPC Madina Rispan Saputra S.ag mengatakan. “Saya bersama LSM LPAKN RI akan melaporkan dugaan korupsi Dana Desa Huta Damai pada penegak hukum dan saya tahu percis perilaku Kades Huta Damai, saya ini korban perbuatan kejahatan beliau hingga saya di pecat sebagai sektetaris desa Huta Damai.

Tanda tangan saya juga perna di palsukan pada SPJ Dana Desa tahun 2017, kejahatan dia itu juga sangat dalam, honor saya saja sebagai sekdes sampai sekarang tidak perna di bayar, perlu di ketahui SK pengangkatan saya sebagai sekdes masi berlaku sampai sekarang dan tidak perna ada surat pengguguran SK Sekdes.

Sampai sekarang tidak ada itikat baik dari Kades, jangan merasa sudah kebal hukum, tidak ada kebal hukum di negeri ini,jangan sok berasa hebat semua sama dimata hukum,saatnya saya melakukan perlawanan hukum pada beliau yang merasa hebat, tegas Tumpal Simamora.

Hal yang sama juga diakui oleh Rispan sekjen LSM LPAKN RI DPC Madina, bahwa pihaknya akan melaporkan dugaan korupsi ini melalui lembaga LSM LPAKN RI penegak hukum, dan mengawalnya sampai tuntas, dan berdasarkan dokumen dan bukti-bukti lapangan, kami akan laporkab, biar penegak hukum yang bekerja. Tegas Rispen.

Ada dokumen SPJ 2017 yang muncul dan ada tanda tangan saya, sementara saya tidak perna merasa tanda tangan, artinya Kades diduga telah memalsukan tanda tangan saya, ucap Tumpal Simamora.

Baca Juga :  Proyek Penahan Banjir Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi, Ini Pelanggaranya

Sekarang muncul lagi dugaan korupsi yang dilakukan oleh kepala desa Huta Damai Kecamatan Panyabungan Utara terkait dugaan mark up dan kegiatan fiktif terhadap kegiatan dari anggaran Dana Desa tahun 2019.

Tumpukan persoalan yang ditimbulkan oleh kepala Desa, selain dugaan mark up dan dugaan fiktif Dana Desa, juga sejumlah masyarakat kecewa atas keputusan yang dibuat terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dalam pandemi covid-19, kini dugaan korupsi juga di sorot oleh mantan anak buahnya, sehingga masyarakat perna mendemo sang kades, beber Simamora.

Simamora menduga keras bahwa Albert Paulus melakukan indikasi korupsi, Oleh itulah dirinya berharap agar penegak hukum harus turun tangan untuk melakukan penyelidikan terhadap aloasi dana desa Huta Damai Panyabungan Utara, Simamora juga merasa ketidak transfaran sang kades dalam penggunaan dana desa.

“Ini SPJ sangat bertolak belakang dengan fakta dilapangan, jangan-jangan kades bermain dengan inspektorat sehingga memuluskan hasil pemeriksaan” Kata Simamora.

Sehingga tindakan sang kades sangat disayangkan oleh Simamora yang merasa orang lain dianggap boneka yang tak perlu di anggap diskusi.

Hasil wawancara media ini pad sejumlah masyarkat tentang penggunaan dana desa tahun 2019, sejumlah sumber mengaku banyak kejanggalan terkait alokasi DD tahun anggaran 2019 banyak di selewengkan.

Sejumlah kegiatan yang rawan dikorupsi oleh oknum kades seperti pembangunan sumur gali tidak terealisasi dengan anggran Rp 40.000.000 selain itu pengadaan lampu jalan 14 titik dan yang di pasang hanya 6.

Aparatur desa Saut Simanjuntak dari lampu dari 14 titik dan terealisasi hanya 6 titik tersebut dengan anggaran Rp 6.500.000, secara matematika yang  8 titik  yang tidak terpasang dikalu Rp.6.500.000 sisa anggaran Rp.52.000.000 ini yang di duga fiktip alias tidak di kerjakan, selain itu pemasangan poskamling dengan anggran Rp.15.000.000 dan hanya di pasang 1 titik selain itu pemberdayaan bola volly dengan Rp.3.200.000 yang terealisasi hanya satu.beber Tumpal Simamora

Baca Juga :  Satlantas Polres Blora Tilang Truk Tidak Tutup Muatan

Albert Paulus Kepala Desa Huta Damai ketika hubungin media ini mengaku sudah melakukan klarifikasi bahwa itu bohong, namun tidak bisa menjelaskan secara rinci bahwa informasi tersebut bohong.

(Fasial Haris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here