Polres Agam Bongkar Aktivitas Ekploitasi Anak Bawah Umur Saat PSBB

0
191

Agam Sumbar- Zonadinamikanews.com.kepolisian Polres Kabupaten Agam Provinsi Sumatera Barat berasil membongkar aktivitas ekploitasi anak di bawah umur saat pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

AKBP Dwi Nur Setiawan menyebutkan Rabu pada (13/5/2020) kira-kira pukul 21,00 wib malam pihaknya berhasil mengungkap kasus eksploitasi anak di sebuah rumah kos-kosan di Lubuk Basung. Dikatakan, pengungkapan aktivitas bisnis lendir tersebut berawal dari informasi masyarakat.

“Masyarakat sempat resah, lalu menginformasikan ke kami. Kami lakukan penyelidikan dan berhasil menangkap aktivitas eksploitasi anak di sebuah kos-kosan pada Rabu malam,” ujar Kapolres Agam, Jumat (15/4/2020).

Setelah dilakukan pendalaman, didapat identitas pelaku eksplotasi atau mucikari inisial YP (18), IPS (20) dan RP (26). Sementara yang menjadi korban adalah seorang anak di bawah umur yang masih usia pelajar.

Ditambahkan Kapolres Agam, modus operandi YP menawarkan si korban kepada hidung belang melalui aplikasi WA, dengan iming-iming diberi uang setelah melayani pria hidung belang. Ketiga pelaku, sekarang diamankan di sebuah kos-kosan di Simpang Tembok Lubuk Basung.

Kronologi, saat penangkapan YP dan IPS sedang berada di teras kos-kosan. Selang beberapa lama tamu datang dan terjadi tawar menawar dengan IPS. Uang diserahkan ke RP dan menyuruhkan korban untuk masuk ke kos-kosan.

“Pada saat bersamaan, anggota melakulan penggrebekan dan pelaku berserta barang bukti berupa uang Rp. 250 dan 3 unit ponsel berhasil diamankan,” Ucapnya.

Atas perbuatan, 3 mucikari tersebut disangkakan Pasal 76i jo Pasal 88 UU Perlindungan Anak. Dikatakan, ini kasus perdana di wilayah hukum Polres Agam.

“Para pelaku diancam kurungan penjara paling lama 10 tahun,” tutup Kapolres. (KP-Pit)

(Zaherman)

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga :  Satuan Lalin Polres Siak dan Satuan Polsek Tualang Gelar Operasi Simpatik 2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here