Masyarakat Agam Dihebohkan Penemuan 2 Mayat Terapung di Aliran Sungai

0
171

Agam – Sumbar Zonadinamikanews com.
Masyarakat Jorong Anak Aia Kasiang Kenagarian Bawan Kecamatan Ampek Nagari Kab. Agam, Sumatera Barat digegerkan penemuan 2 orang mayat berjenis kelamin laki-laki, yang terapung dialiran sungai Batang Masang. Jum’at (10/4) sekitar pukul 10.00 Wib pagi, di Dusun Proyek.

Korban diketahui bernama Syahrul Ramadhan alias Rama (16 tahun) suku Koto, ditemukan pukul 10.00 Wib dan Yudi alias Tiyud, 17 tahun suku Koto, ditemukan pukul 15.00 Wib.Keduanya masih pelajar, beralamat di dusun Pilubang Jorong Pudung Nagari Bawan Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam.

Setelah mendapakan laporan dari masyarakat Polsek Ampek Nagari Iptu”Resvaleffi” bersama INAFIS Polres Agam yang datang langsung ke TKP, Salah Seorang Warga yang bernama Putra Pratama yang melihat pertama kali saat menuju kebunnya.

Tim Inafis juga berkoordinasi dengan BPBD Agam dan menuju lokasi tempat kejadian bersama perahu orange.

Kapolsek Ampek Nagari Iptu. Rezvaleffi mengatakan “Kita mendapatkan laporan dari warga setempat bahwasanya ada penemuan mayat yang terapung dialiran batang masang yang tepatnya di sungai anak aia kasiang,satu orang mayat dengan jenis kelamin laki – laki atas nama Tiyud yang ditemukan pukul 10.00 Wib. Dengan kondisi tersangkut di kayu dan terapung dialiran sungai batang masang kiri dengan posisi telungkup tanpa baju hanya menggunakan celana pendek warna hijau,” jelasnya.

Ditambahkanya di hari yang sama sekitar pukul 15.00 Wib kembali ada penemuan satu orang mayat berjenis kelamin laki-laki atas nama Syahrul Ramadhan, yang terlihat oleh Agra (23 thn) suku Caniago, seorang mahasiswa alamat Anak aia Kasiang Jorong Anak Aia Kasiang Kenagarian Bawan.

Pada saat itu Agra saksi pergi melihat kebunnya, kemudian Agra melihat ada mayat yang terapung dan tersangkut pohon yang terendam dialiran sungai batang masang.

Baca Juga :  14 Pasukan Oranye di Pecat Akan Temui Ahok

Melihat hal tersebut saksi Agra melaporkan penemuan mayat tersebut kepada Kepala Dusun Proyek yang bernama Putra Pratama (25 thn) suku Koto yang selanjutnya Kepala Dusun mengajak Azuardi warga setempat keduanya pergi ke TKP untuk melihat kebenarannya.

Setelah dari TKP mereka langsung menghubungi pihak polsek Ampek Nagari kembali dan kemudian Polsek Ampek Nagari bersama INAFIS Polres Agam, BPBD Agam mendatangi TKP.

Tim BPBD Agam bersama Polres Agam yang turun ke TKP langsung mengevakuasi korban mayat untuk segera dibawa ke Puskesmas Bawan untuk dilakukan visum et repertum.

Namun karena ada permintaan dari pihak keluarga yang bermohon agar mayat seorang laki-laki Syahrul Ramadhan tidak dibawa ke Rumah Sakit atau tidak di visum et repertum.

“Berdasarkan kesepakatan pihak keluarga membuat surat pernyataan telah menerima dengan iklas dan tidak menuntut atau tidak menyalahkan pihak manapun,” ungkap Kapolsek Ampek Nagari.

Sehingga pihak Rumah Sakit dan Polsek Ampek Nagari langsung menyerahkan mayat tersebut kepada pihak keluarga.

Berdasarkan laporan masyarakat sebelumnya ditemukannya 2 orang korban terapung dialiran batang masang, ditemukan pertama kali oleh Munir, dimana diduga 2 orang warga tidak pulang semenjak Rabu (8/4) yang lalu.

Diketahui korban bernama YUDI alias TIYUD dan SYAHRUL RAMADHAN/RAMA berada dialiran sungai batang masang kiri dengan maksud untuk mencari ikan.

Diperkirakan satu orang terjatuh kedalam sungai dan yang satu mau membantu. Karena arus sungai deras dan dalam, sehingga keduanya terseret arus.

Tubuh kedua korban yang rusak dan cacat diperkirakan akibat dimakan ikan serta binatang buas berupa biawak.

Perubahan dari diri korban, pihak keluarga menerima apa adanya dan tidak menuntut kematian anaknya secara hukum.

Terkait harta terhadap diri korban dinyatakan tidak adanya harta benda kedua korban yang hilang.

Baca Juga :  Ratusan Pencaker Rekrutan Disnakertrans Jadi Korban Penipuan.

(Zaherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here