Tindak Perusahaan Yang Tidak Mau Salurkan Dana CSR di Aceh Timur

0
298

Aceh Timur-ZonadinamikaNews.com.DPRK dan pemerintahan Kabupaten Aceh Timur harus memberikan sanksi pada perusahaan yang tidak mau salurkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Diketahui Kabupaten aceh timur memiliki lebih dari 600 perusahaan.Dan bagi perusahaan yang tidak mau dengar bila perlu angkat kaki dari aceh timur.

Demikian di harapkan oleh Saiful Anwar selaku ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) DPC Aceh Timur Jumat (10/4), dengan potensi industri itu perusahaan seharusnya membangun rasa sosialnya pada masyarakat terutama pada lingkungan perusahaan yang ada di Kabupaten aceh timur.

Tentang tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, laporan dan evaluasi pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan bersifat terbuka dan dapat diakses masyarakat umum.

“Kita punya lebih dari 600 perusahaan, tetapi sampai saat ini saya sebagai fungsi pengawasan belum mendengar dan menerima tembusan laporan, perusahaan mana yang sudah memberikan dana CSR-nya,” kata saiful.

Perusahaan yang belum memberikan laporan kaitan penyerahan dana CSR, maka akan diberikan sanksi. Sanksi mulai dari teguran hingga pembatasan izin kegiatan usaha.

Besaran CSR diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perseroan Terbatas. Yakni, perusahaan wajib memberikan dana CSRsebesar 2 persen, 2,5 persen atau 3 persen dari keuntungan perusahaan.

“Seharusnya perusahaan tidak hanya sekadar memburu keuntungan semata melainkan juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan CSR ini,” ucapnya.Saiful juga berharap Forum CSR Pelaksana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan yang telah dibentuk dapat memberikan laporan secara berkala pada DPRK.

Dengan demikian tidak ada kecurigaan dari DPRK maupun masyarakat soal pengalokasian dana CSR.”Kami mau tahu dari 600 perusahaan, berapa perusahaan yang memberikan CSR, dananya diberikan dalam bentuk apa, berapa perusahaan yang tidak menyumbangkan CSR-nya, terus sanksinya dijalankan atau tidak. Kami harus tahu itu semua,” ungkap Saiful. (zdn)

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga :  Humas Pemkab Tabalong Terkesan Remehkan Koran Kalteng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here