Acara Pemilihan BPD Percut Sei Tuan Kangkangin Maklumat Kapolri

0
204

Percut Sei Tuan l ZonaninamikaNews.com.Dalam pandemi covid-19 dan dalam Maklumat dari Kapolri tanggal 19 Maret 2020 dalam rangka untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona(Covid 19).

Dengan maklumat itu Kapolri sebagai petinggi di instansi tersebut mengajak masyarakat untuk tidak melakun pengumpulan masa dalam jumlah besar.Dan dapat menerapkan social distancing dan Physcal Distancing secara disiplin dan mematuhi maklumat tersebut.

Tapi selaku penyelenggara Pemerintahan Kecamatan Percut Sei Tuan rasanya Maklumat Kapolri untuk memutus mata rantai Virus Corona yang mematikan ini menjadi isapan Jempol belaka dan tidak berlaku.

Yang seharus nya Pemerintah bisa menjadi contoh dan panutan sebagai Pengayom masyarakat.Yang juga garda terdepan sebagai pengamanan dan menjalankan maklumat tersebut.

Dan seharusnya maklumat ini tidak hanya diperuntukan untuk rakyat kecil yang tidak boleh untuk berkumpul dan pedagang juga harus berlaku bagi pemerintahan desa yang mana pada hari Kamis di desa sei rotan dilaksanakan pemilihan BPD dan hari jumat melakukan pemilihan BPD di desa Laudendang.

Pemerintah Kecamatan Percut Sei Tuan didalam upaya memutus mata rantai Virus Covid 19 ini harusnya menjaga dan jadi contoh kepada warga masyarakat, jangan melarang masyarakat tapi pemerintahannya tetap melakukan pengumpulan masyarakat dalam jumlah besar.

Seperti yang dilakukan Pemerintah Desa Sei Rotan melakukan Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa(BPD) hari Kamis(16/4/20) serta Jumat di desa lau dendang (17/4/20).

Yang dilakukan Penyelenggara Pemerintahan Masing masing Desa ini telah melanggar Maklumat yang di buat Petinggi Polri ini dan harus dipatuhi seluruh rakyat dan jika ada yg melanggar harus mendapat kan sangsi.

Tetapi walaupun ini diduga sudah menyalahi maklumat KAPOLRI tersebut tetap tidak ada tindakan untuk pembubaran oleh aparat hukum maupun aparat atasan dari mereka.Bahkan pengumpulan seperti ini terkesan didukung oleh pemerintahan Kecamatan setingkat diatas mereka.

Baca Juga :  Hebohkan HUT RI 74 Pamulian Pastikan Yang Terbaik

Tindakan yang seperti ini sangat kita sesalkan, apapun alasan dari mereka tidak dapat kita toleril.
Hal ini disampaikan ketua Kelompok Kerja wartawan (PWP) Percut Sei Tuan Cok Ridin.Hala yang sama juga dilontarkan oleh Agustinus Sihombing Ketua DPD LSM GPRI (GEMPAR PEDULI RAKYAT INDONESIA beliau sangat menyayangkan adanya kegiatan pemilihan BPD dimasa semua orang berjuang dan menghimbau masyarakat agar menjaga jarak baik pemerintah pusat/PRESIDEN sudah menghimbau agar mentaati aturan yang sudah dibuat TIM Gugus covid 19 dan maklumat dari KAPOLRI dan ada sangsi bagi yg melanggar, jangan hanya berlaku untuk masyarakat lemah, pedagang yg sehari harinya mencari nafkah ungkapnya pada wartawan menanggapi permasalahan yang belakangan ini sering terjadi dan ditimbul .

Sementara rakyat untuk dianjur kan tetap berada dirumah saja dan tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan yang sangat penting,Sedangkan mereka bebas melakukan untuk mengumpulkan masyarakat dengan jumlah besar.

Dan apakah ada pengecualian untuk Maklumat KAPOLRI tersebut dan kalau ada poin yang mana, dan apa yang telah menjadi masalah Urgen di sini ungkap nya lagi.

Apakah Pemilihan anggota BPD ini masalah Urgen, kenapa komposisi yang lama tidak diperpanjang aja.
Dan kenapa juga tidak dilakukan jauh jauh sebelum maklumat Kapolri ini diterbitkan pungkas nya.

Kepala Desa Laut Dendang Suwardi yang dihubungi wartawan jumat sore (17/4/20) untuk mengkompirmasi permasalahan tersebut sedikit terdengar dengan nada tinggi menjawab
Bahwa pemilihan BPD(Badan Permusyawaratan Desa) ini masalah nya urgen karena BPD lama sudah habis masa jabatannya, jadi tidak menyalahi maklumat tersebut.
Dan pertemuan itu juga sekaligus untuk mensosialisasikan masalah Covid, jawabnya kepada wartawan ,dan diminta datang kekantor untuk menanyakan nya pada panitia.

Baca Juga :  Saling Klaim Batas Tapal Desa di Sigumpar, Tim Mediasi Kabupaten Turun Tangan

Camat Percut Sei Tuan Drs.Khairul Azman yang dihubungi wartawan melalui telpon selularnya jumat(17/4/20) menjawab

Masalah saat inikan sangat urgen, ini kan juga dilakukan untuk menanggulangi masalah Corona yang penting mengikuti aturan yaitu sebelum kegiatan dimulai wajib cuci tangan dengan sabun/sanitaizer,pakai masker dan jaga jarak tapi yg terlihat dilapangan dan gambar tidak di sesuai.

Kepala Dinas Infokom Deli Serdang Drs.Haris Binar Ginting yang dihubungi melalui telpon selular nya Jumat(17/4/20)menjawab.

Kami belum mengetahui pengumpulan masyarakat yang telah dilakukan Desa Laut Dendang dan juga di Desa Sei Rotan pada hari Kamis(16/4/2020)
Ketika ditanyakan wartawan tentang Maklumat Kapolri tersebut tidak dijawab, nanti saya impormasikan ke Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa dan setelah ditunnggu jawaban dari PMD bahwasanya sudah menghimbau agar untuk semua kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa dalam jumlah banyak agar di tunda. Kadis infokom ucapkan terima kasih atas infonya yang disampai kan ke kami ungkap corong nya suara Bupati Deli Serdang Azhari Tambunan.(JM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here