Sekda Agam: Beras Tersedia Dirumah-rumah Masyarakat Kurang Mampu.

0
231

Kab Agam-ZonadinamikaNews.com.Asww . Kawan kawan yth. “ salam sehat “ untun memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang kebijakan Pemkab Agam. Dalam penanganan Covid19 Baik dari segi Penanganan Kesehatan, Dampak Ekonomi dan Jaring Pengaman Sosial.

Demikian pesan sejuk yang disampaikan Mastias Wanto Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Sumatera Barat untuk seluruh masyarakat Kabupaten Agam dalam menghadapi musibah yang tengah melanda Negeri ini.

Indra Catri menegaskan bahwa dalam kondisi saat ini yang perlu dipastikan terlebih dulu adalah tersedianya beras yang cukup dirumah-rumah sebagian besar masyarakat kurang mampu. Bergegaslah agar penyebaran dan dampak pendemik covic19 cepat diatasi Mana yang bisa dikerjakan terlebih dahulu tolong segerakan tanpa harus menunggu yang lainnya rampung sempurna.

Pastikan masyarakat sehat dan bagi yang terpapar covid19 pastikan tertangani secara benar sesuai dengan protokol kesehatan. Setelah itu baru dicarikan sosusi masalah lainnya sesuai dengan urgensinya tanpa harus keluar dari koridor hukum yang berlaku.

Ketika ditanya adanya tokoh masyarakat dan pengamat yang mengatakan Agam terlulu cepat menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat, seperti biasanya Indra Catri hanya tertawa dengan gestur tubuh seakan sudah memaklumi.

Namun Tiba-tiba Bupati Agam Itu balik bertanya. Apa benar ? Kalau memang benar ada yang mempertanyakan demikian tolong lah berjelas-jelas, pengamat macam apa dan tokoh masyarakat yang mana? Semua orang rasanya maklum kalau di Agam banyak varian tokoh masyarakatnya. Ada yang benar-benar tokoh, ada kategori nokoh, dan ada pula tokoh-tokohan.

Ketokohannya ada dibidang agama, budaya, pemuda, sampai ke tokoh penggemar batu akiak. Begitu juga dengan pengamat. Jangan sampai “salah mintak ubek”: salah rujuk dan salah resep. Sebagai contoh, saat menghadapi ancaman covic19 pergilah kepada ahli kesehatan jangan pengamat sepak bola yang dimintakan pandangannya. Saat mengahadapi banjir bandang sebaiknya bukan insinyur peternakan yang dimintakan pendapat.

Baca Juga :  "Ahok " Bagi Warga Kali Jodo Tidak Ada Uang Kerohiman

Jadi harus pandai memilah dan memilih agar kita tidak dibikin pusing. Tolong edukasi masyarat awam supaya tidak bingung dan terprovokasi menerimanya. Kalu tidak , Bisa hancur imunitas sosial dan individual kita dibuatnya.

Terkait dengan pembagian sembako siapa bilang terlalu cepat dan tidak tepat sasaran. Tindakan cepat justru sangat diperlukan saat ini. Kita harus pastikan secepatnya bahwa ada cadangan beras dirumah-rumah penduduk yang bisa sewaktu-waktu mengisi perut yang terancam lapar. Kita harus segera droping beras kerumah masyarakat kategori miskin tanpa harus terjerat masalah hukum dikemudian hari.

Salah satu cara yang mungkin kita tempuh adalah dengan memgacu kepada surat edaran Gubernur Sumatera Barat 28 Maret 2020 dimana mulai hari Rabu (01/04/2020) sudah mulai menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat. Basisnya adalah Masyarakat yang tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kabupaten Agam Tahun 2019. Kita terpaksa memakai data lama karena updating data dijadualkan akan selesai dilakukan pada bulan juli.

Kita sadar bahwa akan terjadi gejolak ditengah masyarakat terutama bagi yang tidak tercatat pada DTKS namun terkena dampak ekonomi langsung dari pendemi COVID-19. Karenanya kita carikan skema lain untuk membantu mereka. Caranya dengan menyalurkan bantuan langsung berupa beras dan bahan makanan lainnya.

Persoalannya data pendukung yang lengkap dan akurat belum tersedia sehingga pihak Gugus Tugas Kecamatan dan Nagari tidak dapat segera menyalurkan bantuan. Karenanya kita tunda dulu beberapa hari kedepan tanpa harus menunda bantuan terhadap masyarakat yang tercatat dalam DTKS yang sudah jelas basis datanya.

Kita sudah sosialisasikan bagi warga yang tidak masuk dalam DTKS namun terkena dampak ekonomi langsung COVID19 kita pastikan mendapatkan bantuan dari pemerintah. Tapi bukan pada kesempatan pertama atau hari Rabu kemarin. Caranya adalah dengan melaporkan dan mendaftar diri terlebih hadulu melalui wali jorong atau wali nagari setempat.

Baca Juga :  Tolak Tudingan Romo Syafei Pada Kepemimpinan Kapolda Sumut Yang Tidak Netral

Asumsinya merekalah yang paling tahu kondisi dan alamat warganya yang terpapar dampak covid19 itu. Selanjutnya Walinagari akan melakukan verifikasi dan kita sudah menetapkan bahwa yang dapat menerima bantuan dimaksud antara lain adalah mereka yang kehilangan penghasilan atau menerima upah harian serta mempunyai pekerjaan harian satu jenis selain PNS/TNI/Polri/Karyawan BUMD/BUMN serta penerima program sembako. Warga yang memenuhi kriteria selanjutnya diajukan Walinagari ke Dinas Sosial Kabupaten Agam dan seterusnya Dinas sosial akan menyalurkan bantuan beras sesuai ketentuan.

Ditambahkan oleh Indra Catri. sesuai demgan tupoksi Gugus Tugas Nagari, pihak walinagari bersama-sama dengan jorong dan timnya diharapkan agar lebih proaktif menjaring warga mereka yang berhak mendapatkan bantuan. Ini mungkin akan memakan sedikit waktu namun bersabarlah. Pihak Nagari juga diharapkan agar lebih aktif menjaring bantuan dari banyak sumber termasuk para perantau.

Kita juga sangat terbantu dan berterimakasih karna kenyataannya pada beberapa tempat mereka yang terpapar tiba-tiba kehilangan sumber pendapatan juga sudah ada yang menerima bantuan dari tetangga, pengurus masjid, para donatur, LSM, dan sanak saudara mereka.

Jadi sekali lagi Saya himbau mari kita saling bahu membahu dalam menghadapi kondisi sulit ini. Bukan saling menghujat dan melemahkan. Para tokoh hendaknya ambil bagian secara lebih aktif lagi mencarikan solusi, sebagai penyejuk ditengah masyarat. Niniak Mamak diharapkan lebih aktif lagi mengayomi, melindungi, dan mendamping anak kamanakannya dalam menghadapi kondisi sulit saat ini.

Yakinlah kalau kita disiplin kondisi ini akan segera berlalu. Jangan sampai terjadi hendaknya apa dikhawatirkan oleh nenek moyang kita: “niniak mamak basilengah, anak kamanakan basiarak jo baserak. Lain padang lain bilalang, lain nagari lain penanganannya.

Pemerintah Kabupaten Agam sebagai bagian dari Pemerintah Sumatera Barat dan NKRI akan terus berupaya agar seluruh masyarakat di Kabupaten Agam terbantu hendaknya dalam menghadapi wabah COVID 19. Buktinya sampai saat ini terus dilaksanakan penyaluran sembako hampir diseluruh nagari dengan melibatkan banyak pihak dan relawan.

Baca Juga :  Ketua Gugus Tugas dr.Pontas Batubara:Jelaskan Peningkatan ODP Covid 19 Di Kabupaten Toba

“Kepada pihak Jorong, Walinagari, beserta relawan dan perangkatnya kami ucapkan terimakasih dan pemgahargaan yamg setinggi-tingginya. Selamat berjuang dan bekerja sambil terus malakukan sosialisasi dan pendataan, menjadi pejuang Covic19.(Zaherman)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here