Terkait Ambruknya Sipon Cikarang Gelam Dawuan, Ini Penjelasan PT.BRP

0
169

Karawang-ZonadinamikaNews.com.Pasca Jebolnya kembali Sipon Cikarang Gelam yang berlokasi Di Dawaun Tengah Cikampek, Kabupate Karawang, dibawah pengawasan pihak Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Bandung Jawa Barat, Sipon ini jebol yang kedua kalinya setelah ambruk pada awal tahun 2018 dan di perbaiki hingga akhir tahun 2019 artinya masa perbaikan memakan waktu selama hampir dua tahun.

PT. Basuki Rahmanta Putra yang diberikan kepercayaan Oleh Menteri PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai Citarum Bandung untuk melakukan perbaikan.dan di awal tahun 2020 kembali sipon yang berdampingan dengan yang ambruk pada tahun lalu itu, kini kembai jebol kembali dan ini bisa mengancam akan keselamatan ribuan hektar sawah dan ribuan rumah masyarakat, tidak hanya itu, bila memperhatikan kondisi tanggul pada irigasi Citarum Timur yang hanya tinggal satu meter, maka bila jebol, tingkat kerugian akan menjadi skala nasional khususnya dalam perekonomian nasional, karena akan berdampak pada zona industri.

Musim penghujan yang akhir akhir ini terus menghantui masyarakat, karena fenomena banjir telah terjadi dimana-mana dan tidak ketinggalan, perumahan Bumi Mutiara Indah (BMI) yang berdampingan dengan sipon Cikarang Gelam ikut banjir hingga ketinggian 1.5 meter, tidak lain akibat kurang maksimalnya atau  kemampuan gorong-gorong untuk menampung aliran air Cikarang Gelam. Sehingga banyak pihak berharap pada pemerintah, bahwa posisi gorong-gorong idealnya dibangun di atas aliran irigasi Citarum Timur.

Pasca jebolnya sipon pada tahun 2018 pada lubang 3 dan 4 yang sudah diperbaiki oleh PT.Basuki Rahmanta Putra tidak serta merta bisa menghasilkan aliran air dan berjalan mulus sebagai mana yang di harapkan.kini masalah muncul lagi di posisi sipon 1 dan 2, artinya adapun perbaikan yang di lakukan oleh pihak BBWSC yang di kerjakan oleh pihak kontraktor dalam hal ini PT. BRP, masih butuh perbaikan pada posisi lubang sipon yakni lubang sipon 1 dan 2.

Baca Juga :  Anak Usia 18 Tahun Tenggelam di Kolam Karena Tidak Bisa Berenang

Pasca ambruknya sipon ini, Fiktor Simajuntak yang di tunjuk oleh PT.BRP sebagai pelaksana dilapangan, akhirnya memberikan penjelasan terkait hal pemeliharaan, yang perlu diketahui,ambruknya namun soal yang mana menjadi tanggungjawab kami sebagai pelaksana, adalah bukan pada titik yang ambruk sebenarnya, karena, titik pekerjaan yang kami kerjakan tahun lalu ada di lubang sipon 3 dan 4, dan yang ambruk sekarang adanya di lubang 1 dan 2, artinya yang mutlak menjadi tanggungjawab kami ada di titik 3 dan 4 tadi.

Jadi intinya Sipon yang jebol pada posisi saat ini, bukanlah tanggungjawab kami atau bukan dalam tahap dalam pemeliharaan perusahaan kami bahwa sipon yang ambruk sekarang ini adalah merupakan masih dalam tanggungjawab kami atau dalam tahap pemeliharaan,  (B)

Print Friendly, PDF & Email

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here