Rosseno Sebut Jabatan Ketua Karang Taruna Cikampek Cacat Hukum

0
325

Cikampek-ZonadinamikaNews.com.Pemilihan Ketua Karang Taruna Kecamatan Cikampek yang digelar beberapa bulan lalu dinilai terlalu dipaksakan dan cacat hukum. Pasalnya, dalam Temu Karya itu ada tahapan administratif yang harus dilalui.

Mantan Sekretaris Karang Taruna Kecamatan Cikampek, Rosseno Yudi Wibowo mengatakan, berdasarkan AD/ART ketika ketua yang menjabat akan mengundurkan diri sementara masa jabatan berjalan, maka perlu dilakukan Rapat Pengurus Pleno (RPP), atas dasar musyawarah pengurus.

“inimah jangankan RPP, yang katanya Temu Karya pun tidak melibatkan dan tidak memberitahu pengurus yang lama. Tahu-tahu sudah ada Ketua aja, Temukarya macam apa itu.”
Sehingga, menurut dia, tidak muncul notulensi yang seharusnya ditandatangani pengurus. “Hal itu juga tidak dilakukan,” kata dia.

Bahkan, lanjut Seno, dalam penyebaran undangan pelaksanaan pemilihan, yang seharusnya memiliki kewenangan ialah pengurus Karang Taruna yang lama. Tapi ternyata undangan tersebut nggak tahu dikeluarkan oleh siapa.

Dia menambahkan, pada pelaksanaan pemilihan, juga ditemukan kejanggalan, nggak jelas SC dan OC nya itu siapa. Oleh karena itu, walaupun pengurus yang sekarang sudah dikukuhkan oleh pak Camat, akan tetapi tetap tidak syah karena tidak legitimed karena banyak sekali kejanggalannya.

Dan seno mendorong agar pemilihan tersebut ditinjau ulang, karena dinilai terlalu dipaksakan dan cacat hukum. Mengingat, masalah administratif harus dilalui secara benar atau emang ketua yang sekarang tidak paham dengan mekanisme temukarya dan bahkan atau memang Barli itu bukan kader karang taruna yang memang sama sekali tidak tahu pedoman dasar Karang taruna dan Permensos yang mengatur tentang tata cara temukarya, ini lebih gawat lagi kalau memang itu terjadi.

“Jangan sampai roda pemilihan ketua saat ini adalah produk gagal karena prosesnya yang cacat hukum dan harus ada pemilihan ulang,” kata dia.
Dan kepengurusannya pun seharusnya melanjutkan masa jabatan dari ketua sebelumnya, yakni Jayadi yang mengundurkan diri dengan alasan dia mencalonkan diri sebagai Ketua Karang Taruna Kabupaten Karawang saat itu. Bahkan sampai saat ini saya sebagai sekretaris belum melihat surat pengunduran dirinya juga. (Tim)

Print Friendly, PDF & Email
Baca Juga :  Aksi Peduli Aliansi Jurnalis Karawang Pada Masyarakat Tangkal Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here